Kompas.com - 21/08/2014, 08:35 WIB
|
EditorWicak Hidayat

KOMPAS.com - Di tengah kontroversi peluncuran layanannya di Indonesia dan beberapa negara lain, perusahaan rintisan Uber yang bergerak di bidang jasa layanan sewa mobil itu merilis Application Programming Interface (API)-nya untuk para pengembang.

Dengan API tersebut, pengembang bisa mengintegrasikan layanan transportasi on-demand yang dimiliki Uber ke dalam aplikasi milik mereka.

Sebagai contoh, jika sebuah perusahaan memiliki aplikasi di Android atau iOS, mereka bisa menggabungkan layanan Uber ke dalam jasa transportasi mereka.

Layanan ini cocok bagi perusahaan yang membutuhkan jasa transportasi, baik untuk penumpang maupun barang, seperti jasa ekspedisi.

Saat ini Uber telah memiliki website khusus (developer.uber.com) yang ditujukan bagi para developer yang tertarik. Di situs tersebut, Uber mengklaim telah menjalin kerja sama dengan 11 rekanan dari perusahaan papan atas, seperti Starbuck, United, TripAdvisor, dan Hyatt beberapa di antaranya.

Melalui API tersebut, pengembang memiliki akses ke beragam fitur Uber, seperti integrasi layanan sewa mobil dan berbagi tumpangan yang tersedia, berikut estimasi harga berdasar rute tertentu.

API tersebut juga bisa digunakan untuk memberikan estimasi waktu tempuh suatu perjalanan serta rekam perjalanan pengguna. Fitur lain juga akan ditambahkan oleh Uber di masa mendatang.

Uber sendiri telah mengintegrasikan aplikasinya dengan Google Maps, sehingga pengguna bisa membandingkan perjalanannya dengan moda transportasi umum lain.

Dilansir dari The Next Web (20/8/2014), Uber juga meluncurkan Uber API Affiliate Program untuk memberikan pemasukan bagi para pengembang.

Program tersebut memberikan kredit Uber dan insentif lain sebagai bentuk apresiasi karena mereka telah mengintegrasikan layanan Uber ke dalam aplikasinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.