Di Indonesia, Xiaomi Gandeng Trikomsel

Kompas.com - 27/08/2014, 12:46 WIB
Redmi 1S Xiaomi/mi.comRedmi 1S
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Distribusi Xiaomi di Indonesia akan dilakukan dengan menggandeng mitra lokal. Kerjasama digelar Xiaomi dengan Trikomsel.

Hal itu disampaikan dalam keterangan resmi PT Trikomsel Oke yang menyatakan telah ditunjuk secara resmi oleh Xiaomi sebagai distributor untuk memasarkan produk Xiaomi, ponsel dan aksesoris, di seluruh wilayah Indonesia.

Sugiono Wiyono Sugialam, Presiden Direktur Trikomsel, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/8/2014), mengklaim kombinasi produk dan harga Xiaomi akan menarik bagi pelanggan setia Trikomsel.

Di Indonesia Trikomsel memiliki 108 poin distribusi yang melayani lebih dari 15.000 peritel pihak ketiga. Sedangkan Trikomsel sendiri memiliki jaringan 1.000 toko pada 183 kota yang tersebar di semua propinsi di Indonesia.

Steve Vickers, General Manager Xiaomi, Asia Tenggara, berharap dapat membawa jajaran ponsel "Mi" ke pengguna di Indonesia.

Vickers mengatakan, hal itu akan dimulai dengan Redmi 1S, perangkat dengan layar 4,7 inch HD, prosesor quad-qore Snapdragon 400 dan dukungan dual-SIM.

Trikomsel sejak Agustus 2014 merupakan anak usaha dari Polaris, distributor regional yang berbasis di Singapura.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

(Catatan redaksi: isi dan judul berita ini telah dikoreksi agar sesuai dengan pernyataan pihak Xiaomi dalam gelaran peluncuran resmi di Jakarta yang belum bisa memastikan bahwa penjualan di toko fisik akan dilakukan di Indonesia).



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X