Xiaomi Redmi 1S Sudah "Diantre" 50.000 Orang

Kompas.com - 02/09/2014, 11:52 WIB
Xiaomi Redmi 1S oik yusuf/ kompas.comXiaomi Redmi 1S
|
EditorReza Wahyudi

JAKARTA, KOMPAS.com — Antusiasme pengguna gadget di Indonesia ternyata sangat tinggi dalam menyambut hadirnya smartphone pertama buatan perusahaan rintisan asal Tiongkok, Xiaomi Redmi 1S.

Setelah membuka sesi pre-order pada Rabu (27/8/2014) di Lazada Indonesia, situs e-commerce resmi yang memasarkan Xiaomi di Indonesia ini telah kebanjiran calon pembeli Redmi 1S. Angkanya hingga Selasa (2/9/2014) telah menembus 50.000 orang.

Kepastian jumlah pendaftar yang ingin membeli smartphone Xiaomi Redmi 1S itu dikonfirmasi oleh VP Marketing & Business Development Lazada Indonesia Andry Huzain kepada KompasTekno saat dihubungi melalui telepon.

"Ya, hingga pagi ini sudah sampai 50.000 pendaftar yang akan membeli Redmi 1S," demikian kata Andry.

Setelah melakukan pendaftaran di situs Lazada, calon pembeli harus menunggu dan baru bisa melakukan transaksi pada Kamis (4/9/2014) pukul 11.00 WIB.

Saat ditanya berapa jumlah Redmi 1S yang disediakan Lazada, Andry menampik untuk menyebut angka. Namun, Andry mengatakan bahwa jumlahnya lebih kurang sama dengan yang akan dijual di India.

Di India sendiri, dilansir GSM Arena, Kamis (28/8/2014), Redmi 1S dijatah 40.000 unit dan mulai dijual hari ini, 2 September.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Redmi 1S menjadi smartphone pertama Xiaomi yang dipasarkan di Indonesia. Performa tinggi dan harga yang tergolong murah untuk kelasnya (Rp 1,5 juta) adalah beberapa daya tarik yang dimiliki smartphone buatan startup asal Tiongkok ini.

Berminat ikut memesan Redmi 1S? Simak terlebih dahulu review singkat KompasTekno di tautan ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X