Kesan Pertama Menjajal Sony Xperia Z3

Kompas.com - 23/09/2014, 16:50 WIB
Sony Xperia Z3. SonySony Xperia Z3.
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Setelah diperkenalkan di ajang IFA, Berlin di awal bulan September, Sony akhirnya menghadirkan generasi baru lini smartphone premiumnya, Xperia Z3 untuk pasar Asia Pasifik.

Dalam acara peluncuran yang diselenggarakan di Sands Expo and Convention Centre, Singapura, Selasa (16/9/2014), KompasTekno berkesempatan menjajal langsung perangkat
penerus Xperia Z2 tersebut. Berikut adalah kesan-kesan saat mengoperasikan Xperia Z3.

Dimensi: Serupa tapi tak sama

Pertama melihat tampilan Sony Xperia Z3, sulit untuk mencari perbedaannya dari perangkat sebelumnya, Xperia Z2. Memang, Sony sengaja mengusung desain dan ukuran yang serupa dalam lini smartphone premium barunya ini, sama-sama dengan ukuran layar 5,2 inci.

Reska K. Nistanto/KOMPAS.com
Smartphone Android terbaru besutan Sony, Xperia Z3 dalam genggaman

Desain smartphone kotak khas Xperia dipertahankan dengan bingkai layar bagian atas dan bawah memiliki ruang yang lebih lebar. Namun, Sony semakin mempertipis bingkai bagian samping Xperia Z3.

Untuk ukuran perangkat, Xperia Z3 memiliki dimensi yang serupa dengan pendahulunya, namun kali ini Sony membuat Xperia Z3 memiliki dimensi lebih tipis, yaitu dengan tebal hanya 7,3 mm
saja.

Bobotnya juga telah direduksi menjadi hanya 152 gram, atau 11 gram lebih ringan dari Xperia Z2.

Tak banyak yang tahu, bahwa Sony mendesain sudut-sudut smartphone Xperia Z3-nya dengan materi yang lebih keras. Sudut-sudut yang agak membulat itu sengaja dibuat dengan materi yang lebih keras untuk menjaga smartphone dari benturan.

Reska K. Nistanto/KompasTekno
Sudut-sudut smartphone Sony Xperia Z3 dibuat dari materi yang lebih keras untuk meredam benturan. Terlihat juga jack audio 3,5 mm yang terdapat di sisi atas smartphone sebelah kiri.

Tombol dan fitur

Tak berbeda dari lini Xperia dan smartphone Sony pada umumnya, tombol-tombol yang dipasang di Xperia Z3 juga serupa dalam hal tata letak.

Di bagian samping kanan pengguna akna menjumpai tombol lock screen beserta tombol kontrol volume yang berada di bawahnya. Di sebelah atas tombol lock screen yang juga berfungsi sebagai tombol daya itu (jika ditekan lama), terdapat slot kartu SIM dan penyimpanan microSD.

Di bagian bawah, Sony menyediakan tombol fisik pintas (shortcut) mengakses fungsi kamera dalam smartphone. Tombol tersebut juga sekaligus bisa dijadikan sebagai tombol shutter kamera.

Reska K. Nistanto/KompasTekno
Bagian sisi kanan Sony Xperia Z3 yang menampung slot kartu SIM dan microSD, beserta deretan tombol daya (lock screen), volume, serta tombol pintas untuk kamera di bagian paling ujung.

Sementara di sisi seberangnya, sebelah kiri, terdapat port charger microUSB di bagian atas, konektor magnetic charger di bagian tengah dan di bawahnya terdapat lubang untuk memasang aksesori tali untuk smartphone.

Reska K. Nistanto/KompasTekno
Sisi sebelah kiri Sony Xperia Z3 terdapat port microUSB sebagai konektor daya dan data, port magnetic charging, serta lubang kecil di bagian bawah untuk memasang aksesoris tali jika diinginkan.

Untuk tombol operasinya, Sony tidak memberikan tombol fisik di muka Xperia Z3, namun tersedia tombol virtual (softkey) khas Android, yaitu tombol Home, Back, dan tombol cepat Thumbnail aplikasi yang sering dibuka.

Lubang speaker mempermanis wajah Xperia Z3 yang terletak di bagian atas dan bawah bingkai. Sementara, sensor cahaya berada di sebelah atas tepat di sisi logo Sony.

Rating ketahanan lebih tinggi

Satu lagi yang membedakan lini Xperia Z3 dengan pendahulunya Z2. Di model terbaru ini, walau Sony mengaplikasikan desain yang serupa, namun ternyata Xperia Z3 dibekali dengan fitur tahan cipratan air dan debu yang lebih tinggi.

Xperia Z3 memiliki kemampuan anti-air (water ressistant) dengan rating IP 65/68. Rating tersebut lebih tinggi daripada yang dimiliki Xperia Z2 (IP 55/58).

Dengan rating anti-air yang lebih tinggi itu, Sony mengklaim Xperia Z3 bisa bertahan di kedalaman 1,5 meter di bawah air selama 30 menit, walau dengan jack headphone 3,5 mm yang terbuka.

Pengoperasian

Pertama kali melihat Xperia Z3, kesan yang muncul adalah kokoh. Ini tak lain karena materi logam yang dipakainya. Meski mengusung materi logam, Xperia Z3 tetap terasa ringan saat digenggam.

Menggenggam Xperia Z3 dengan ukuran layar 5,2 inci terasa pas di satu tangan. Tombol utama yang terdapat di deretan paling bawah layar juga bisa dijangkau dengan ibu jari.

Namun saat membuka deretan aplikasi yang dimiliki dan berusaha menjangkau deretan aplikasi paling atas, pengguna mungkin akan mengalami kesusahan. Sehingga mau tak mau mereka harus menggunakan dua tangan untuk mengoperasikan.

Antarmuka Android yang telah dimodifikasi Sony di Xperia Z3 terasa cepat dan mulus. Layar LCD dengan materi IPS yang diusungnya memiliki kesan yang nyaman dan halus saat disentuh dengan jari. Memiliki hardware yang mumpuni membuat transisi antarmuka di Xperia Z3 berjalan mulus.

Layar Xperia Z3 sendiri juga kini memiliki tingkat kecerahan 50 persen lebih tinggi dibanding Xperia Z2, sekitar 600 Kandela. Dengan demikian, layar terasa tetap terang saat dilihat dari sudut mana pun.

Kamera

Sony mengintegrasikan kamera dengan sensor 20,7 megapixel dalam Xperia Z3. Teknologi lensa yang dipakai juga masih sama dengan sebelumnya, G Lens.

Reska K. Nistanto/KompasTekno
Modul lensa kamera utama di bagian belakang Sony Xperia Z3. Terukir logo seri G Lens yang dikembangkan bersama pabrikan optik Carl Zeiss, ukuran sensor 1/2,3 inci serta resolusi sensor sebesar 20,7 megapixel yang diusungnya. Lampu flash LED bertengger di bawah lensa.

Bedanya, kini lebar fokal lensa yang disematkan Sony dalam Xperia Z3 lebih luas, yaitu setara dengan fokal 25 mm dalam kamera APS-C.

Mesin pemrosesan gambar Bionz milik lini kamera Sony dicangkokkan ke dalam lini smartphone-nya, bersamaan dengan sensor Exmor RS.

Sementara dari sisi software, Sony menggenjot kemampuan ISO kamera Xperia Z3 hingga 12800 yang diklaim bebas bintik saat digunakan untuk memotret di kondisi kurang cahaya.

Reska K. Nistanto/KompasTekno
Contoh hasil foto kamera Sony Xperia Z3 dengan setting ISO 12800

Untuk perekaman video, Xperia Z3 bisa dipakai untuk merekam video resolusi 4K. Sony mengklaim telah mengatasi kendala perekaman video Ultra HD seperti perangkat yang mudah panas jika dipakai merekam video terlalu lama, seperti yang terjadi dalam lini Xperia Z2 sebelumnya.

Baterai

Sony menganut desain unibodi dalam lini Xperia Z3, dimana baterai dan unit smartphone tidak bisa dipisahkan. Kapasitas baterainya sendiri sedikit lebih rendah dibanding pendahulunya.

Jika Xperia Z2 memiliki kapasitas baterai 3200 mAh, Xperia Z3 kali ini mengusung baterai kapasitas 3100 mAh.

Walau demikian, Sony mengklaim umur baterainya 50 persen lebih lama dibanidng Xperia Z2 berkat teknologi layar baru yang disematkan serta chip Snapdragon 801 yang dipakai.

Kompatibilitas dengan PS4

Untuk pertama kalinya, Sony membuat evolusi dengan memungkinkan semua smartphone Xperia-nya (tak hanya Xperia Z3 saja) sebagai layar kedua saat bermain konsol PlayStation 4.

Sony menyediakan docking khusus yang bisa mengakomodasi semua ukuran layar Xperia, dan memasangkannya dengan kontroller PS4. Saat keduanya dipasangkan, perangkat itu menjadi layaknya konsol game portabel, PS Vita.

Reska K. Nistanto/KompasTekno Xperia Z3 juga bisa dijadikan sebagai layar kedua konsol game PlayStation 4 dengan docking tambahan dan koneksi WiFi melalui aplikasi PS4 Link.

Layar smartphone Xperia akan terhubung dengan mesin PS4 sebagai layar kedua melalui koneksi WiFi. Untuk menghubungkannya, pengguna harus memasang aplikasi "PS4 Link" yang bisa didapat di Google Play Store secara gratis.

Saat mencoba, dengan dukungan WiFi standar rumahan, tidak ada jeda antara gambar yang ditampilkan di layar TV dan di layar Xperia. Nmaun kendala bisa saja terjadi jika koneksi jaringan WiFi banyak yang memakai.

Xperia Z3 akan mulai dihadirkan oleh Sony Mobile di Indonesia mulai awal kuartal ke-4 2014, atau sekitar bulan Oktober. Belum pasti berapa harga yang akan ditawarkan Sony untuk konsumennya di Indonesia.

Namun, Sony sempat berjanji bahwa harga Xperia Z3 tidak akan jauh berbeda dengan Xperia Z2 saat pertama kali diluncurkan. Sebagai gambaran, Sony Xperia Z2 yang diluncurkan di Indonesia pada Maret 2014 lalu harga awalnya adalah Rp 8,5 juta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X