#ShameOnYouSBY Jadi "Trending Topic" Dunia

Kompas.com - 26/09/2014, 11:47 WIB
Ilustrasi. ist.Ilustrasi.
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Warga Twitter bereaksi atas hasil sidang pembahasan RUU Pilkada di DPR yang memutuskan pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Hasil tersebut mematahkan opsi pemilihan kepala daerah secara langsung yang lebih berpihak ke rakyat.

Atas keputusan tersebut, pengguna Twitter pun mengecam Koalisi Merah Putih yang mendukung pilkada lewat DPRD dan Partai Demokrat pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang melakukan aksi walk out dari sidang pembahasan RUU Pilkada di saat-saat akhir.

Hasilnya, tagar (hastag) #ShameOnYouSBY pun menjadi kata wajib yang menyertai berbagai komentar kecaman tersebut.

Menurut pantauan KompasTekno, tagar #ShameOnYouSBY mulai ramai bermunculan di linimasa Twitter di Indonesia sejak Jumat (26/9/2014) pagi. Tagar tersebut pun pada siang hari sekitar pukul 10.00 WIB menjadi Trending Topic peringkat pertama di Indonesia.


Twitter
Hashtag #ShameOnYouSBY ramai di Twitter sebagai bentuk kekecewaan netizens Indonesia terhadap hasil keputusan pembahasan RUU Pilkada di DPR, Jumat (26/9/2014).
Tak hanya hangat Indonesia, tagar #ShameOnYouSBY ternyata juga menjadi salah satu tagar terpopuler di dunia (Worlwide Trends).

Sekitar pukul 11.00 WIB, tagar tersebut berada di peringkat ketiga terpopuler Twitter secara global.

Kepopuleran tagar #ShameOnYouSBY di tingkat dunia tak lepas dari jumlah pengguna Twitter yang besar di Indonesia. bahkan, kota Jakarta pun pernah dinobatkan sebagai salah satu kota paling "cerewet" di jagat Twitter dunia.

Baca juga:
Protes RUU Pilkada, "Netizen" Jadikan SBY Foto Guyonan

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X