Arumi Bachsin Tantang Developer Bikin Aplikasi

Kompas.com - 27/09/2014, 16:06 WIB
EditorWicak Hidayat
DEPOK, KOMPAS.com - Arumi Bachsin, aktris dan model, menantang developer untuk membuat aplikasi yang bisa mengatasi persoalan sehari-hari.

Tantangan itu disampaikannya dalam ajang Depok Connection (Depcon) + Prototype Day yang diadakan di Code Margonda, Depok, Jumat (26/9/2014) malam.

Arumi menantang para developer untuk membuat aplikasi yang bisa membantu ibu menyusui, terutama mereka yang baru menyusui anak pertamanya.

Salah satu masalah yang dihadapinya, ujar Arumi, adalah mencari informasi tentang cara menyusui yang baik dan mendapatkan informasi yang benar soal itu.

"Kalau kita nggak punya banyak informasi, sudah seperti drama korea setiap hari. Berlinang-linang air mata," ujarnya menceritakan bagaimana emosi ibu menyusui bisa terombang-ambing saat ada masalah dengan ASI-nya.

Wicak Hidayat/KompasTekno
Arumi Bachsin saat memberikan tantangan bagi developer di Code Margonda, Depok, Jumat (26/9/2014).

Masalah lain yang kerap dihadapi adalah mendapatkan dukungan dari sesama ibu menyusui. Sehingga, ia mengharapkan ada semacam forum atau chat di dalam aplikasi tersebut.

Hal-hal lain yang juga diungkapkan termasuk, bagaimana penyimpanan ASI yang sudah dipompa. Hal ini terutama jadi masalah bagi ibu menyusui yang bekerja.

Tak lupa tentunya, bagaimana aplikasi itu juga bisa dimanfaatkan oleh suami. "Suami harus memberikan dukungannya pada ibu menyusui. Karena menyusui itu sangat tergantung mood," kata Arumi.

Tantangan itu disampaikan Arumi bersama komunitas ASI for Baby, Depok. Tantangan tersebut diharapkan bisa diselesaikan dalam waktu satu bulan. Dalam ajang Depcon + Prototype Day berikutnya akan diumumkan siapa yang terbaik dalam menjawab tantangan ini.

Wicak Hidayat/KompasTekno
Arumi Bachsin melihat-lihat prototipe aplikasi dari beberapa developer lokal bersama peserta lainnya dalam acara Depok Connection Prototype Day di Code Margonda, Depok, Jumat (26/9/2014).
Tommy Herdiansyah, co-founder Code Margonda, mengatakan akan tersedia hadiah uang tunai Rp 1 juta dari Code Margonda untuk aplikasi terbaik. Sedangkan Gudang Aplikasi menyediakan hadiah tambahan masing-masing Rp 500.000 untuk dua peserta terbaik yang memanfaatkan platform Android.

Menurut Tommy, masih terbuka kesempatan bagi pihak lain yang ingin menambahkan jumlah insentif alias hadiah pembangkit motivasi ini.

"Karena ini bukan semata-mata soal hadiahnya, tapi bahwa developer harus memikirkan untuk membuat aplikasi berdasarkan masalah yang ada," imbuh Tommy.

Depcon + Prototype Day Depok merupakan hasil kerjasama Code Margonda, Segitiga.net, Depok Mobi dan Depok Digital. Gelaran ini menjadi bagian dari #Fridev alias Friday for Developer di Code Margonda.

Kegiatan pada 26 September 2014 itu didukung pula oleh Gudang Aplikasi, platform pasar aplikasi lokal yang dikembangkan XL Axiata untuk platform Java, Symbian dan Android.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan showoff dari tiga pihak yang memamerkan produk mereka. Ketiganya adalah Aulia Halimatussadiah dari TempaLabs, Andreas Senjaya dari Badr Interactive dan Fauzan Helmy Sudaryanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.