"Selfie" Jadi Tren di Kalangan Jemaah Haji

Kompas.com - 06/10/2014, 14:39 WIB
Seorang jemaah haji berdoa sementara yang lainnya melakukan swafoto atau selfie di Masjid Agung saat melakukan tawaf di Makkah. (Foto: Dok) VOASeorang jemaah haji berdoa sementara yang lainnya melakukan swafoto atau selfie di Masjid Agung saat melakukan tawaf di Makkah. (Foto: Dok)
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Sambil mengangkat tangan, Yousef Ali memeluk abang tertuanya di depan salah satu tempat suci di Makkah sebelum keduanya tersenyum dan mengambil foto diri atau selfie -- sebuah tren di kalangan jemaah haji tahun ini.

Tapi tidak semua orang senang dengan perilaku jemaah haji muda dari seluruh dunia yang sering mengambil selfie alias swafoto ini di sela-sela melakukan ibadah yang dianggap sebagai titik yang tinggi dalam kehidupan spiritual Muslim.

Dari Tawaf -- mengelilingi Kabah di Makkah -- sampai berdoa di puncak Gunung Jabal Rahmah di padang Arafah, dan melempari "setan" dengan batu di Mina, tahap-tahap kunci ibadah haji telah direkam dengan kamera dan ponsel pintar untuk diperlihatkan pada anak cucu, atau disebarkan lewat media sosial.

Ibadah haji adalah salah satu kegiatan keagamaan terbesar di dunia. Tahun ini, ada lebih dari dua juta orang melakukan ibadah tersebut.

"Ini ibadah haji pertama saya, jadi penting bagi saya untuk mendokumentasikan semua peristiwa yang terjadi di sekitar saya," ujar Ali, 24, yang mengambil foto dirinya di dekat tanda hijau bertuliskan "Jumrah Aqabah (Jumrah besar)", yang mengacu pada kegiatan melempari setan dengan batu.

"Kemana pun saya pergi, saya mengambil foto, terutama karena sekarang ini ada kamera-kamera kecil yang bisa mengambil pemandangan penuh," ujar warga Kuwait berjanggut itu sambil tersenyum.

Fenomena yang semakin populer itu telah menimbulkan kontroversi di kalangan Muslim yang lebih konservatif, beberapa diantaranya melontarkan kritik di Twitter.

"Ketika kami pergi umrah pada pertengahan 90an, kamera ayah saya disita dan diteriaki 'haram!'. Sekarang #hajjselfies merupakan fenomena. Dunia yang aneh," tulis seseorang di Twitter.

Seorang pengguna Twitter lain bernama Kahwaaa menulis: "Ini saatnya berhubungan dengan Allah dan memurnikan jiwa saya. Selfie-selfie #hajjselfies tidak seharusnya dilakukan."

Namun yang lainnya mengatakan isu itu terlalu dibesar-besarkan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X