CEO Microsoft: Karyawan Wanita Tak Usah Minta Naik Gaji

Kompas.com - 10/10/2014, 10:12 WIB
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - CEO Microsoft, Satya Nadella mengucapkan perkataan yang mengundang kontroversi. Menurut Nadella, karyawan wanita di perusahaan teknologi seharusnya tidak usah meminta kenaikan gaji dan percaya saja sepenuhnya kepada sistem, karena kebanyakan karyawan yang bekerja adalah pria.

Hal itu diungkapkan oleh orang nomor satu di Microsoft itu pada sebuah acara diskusi yang membahas komputer dan teknologi untuk audiens wanita yang diadakan di Phoenix, AS.

Saat itu, Nadella ditanya oleh salah seorang peserta bagaimana kiat-kiatnya bagi seorang wanita yang ragu ingin meminta kenaikan gaji di perusahaanya tempat bekerja.

"Tidak usah meminta kenaikan gaji, namun ketahui dan percaya saja dengan sistem yang nantinya pasti akan memberikan kenaikan yang tepat sembari berjalan," jawab Nadella seperti dikutip KompasTekno dari Boston Globe, Jumat (10/10/2014)

Dengan tidak meminta kenaikan gaji, Nadella menyebutnya sebagai "good karma" atau karma yang bagus yang nantinya akan membantu bos perusahaan menyadari bahwa karyawannya bisa dipercaya dan bisa diberi tanggung jawab lebih banyak.

Pernyataan Nadella yang mengundang perdebatan itu pun kemudian banyak beredar melalui Twitter. Belakangan, Nadella berkicau di akun Twitter resminya memberikan klarifikasi.

Di akun Twitter-nya, Nadella mengatakan, "Menjelaskan kembali bagaimana wanita seharusnya meminta kenaikan gaji. Industri kami harus menutup kesenjangan upah berdasar gender, sehingga kenaikan gaji karena bias gender tidak perlu terjadi."

Komentar Nadella tersebut di atas seolah mempertegas mengapa lingkungan kerja di perusahaan teknologi tidak nyaman bagi kaum perempuan atau minoritas, dan susah bagi mereka untuk berkembang.

Di perusahaan-perusahaan teknologi lainnya, pada umumnya juga didominasi oleh pria, kulit putih, dan ras Asia, terutama di tingkat para innsinyurnya.

Karena dikritik kurang memiliki keberagaman, perusahaan-perusahaan teknologi di Silicon Valley mengatakan akan mengatasi masalah tersebut dengan program seperti memberikan pelatihan atau mendukung inisiatif wanita untuk menulis kode pemrograman.

Saat ini, persentase jumlah karyawan Microsoft yang berjenis kelamin perempuan ada sekitar 29 persen. Namun staf teknis, manajemen, dan para insinyurnya yang berasal dari kaum hawa hanya sekitar 17 persen saja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.