Soal Kampung Cyber, Bos Facebook Bilang "Great!"

Kompas.com - 13/10/2014, 09:51 WIB
Mark Zuckerberg (kiri) dan Antonius Sasongko (kanan) di Kampung Cyber, Jogja, Minggu (12/10/2014). Dokumentasi Antonius SasongkoMark Zuckerberg (kiri) dan Antonius Sasongko (kanan) di Kampung Cyber, Jogja, Minggu (12/10/2014).
|
EditorWicak Hidayat

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga Kampung Tamanan, Kelurahan Patehan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta, sebelumnya mungkin tak pernah menyangka jika pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg akan berkunjung ke kampung mereka. Terlebih bagi Antonius Sasongko.

Menurut Pria yang akrab disapa Koko itu, kunjungan Zuckerberg pada Minggu (12/10/2014) sore ke kampungnya adalah dalam rangka melihat-lihat penerapan internet, khususnya jejaring sosial Facebook sebagai media komunikasi warga di Kampung Tamanan.

"Hanya melihat-lihat saya, kondisi kampung di sini yang sudah pakai internet dan Facebook, dia (Zuckerberg) banyak bertanya-tanya," ujar Koko saat dihubungi langsung melalui sambungan telepon oleh KompasTekno, Senin (13/10/2014) pagi.

Pertanyaan Zuckerberg menurut Koko berkisar tentang kondisi kampungnya tentang penggunaan internet sehari-hari. "Ya seputar kampung Tamanan, sejak kapan terhubung internet, berapa penggunanya, terus akses internet buat apa," ujarnya.

Kepada Zuckerberg, Koko menjelaskan bahwa Kampung Tamanan sejak tahun 2009 telah menjadi kampung cyber, warganya sudah melek internet dan menjadikan Facebook sebagai sarana komunikasi antar warga. Koko sendiri merupakan salah satu penggagas ide kampung cyber di Kampung Tamanan.

Menurut Koko, di kampungya itu, Facebook dipakai untuk berdiskusi membahas kondisi kampung, serta mengabarkan berita-berita, seperti berita undangan rapat, pernikahan, berita kelahiran, kematian, dan sebagainya.

Diakuinya, metode menyebarkan berita melalui media Facebook itu lebih efisien bagi warga Tamanan. "Yang pasti jadi lebih efisien, nggak harus ditempel pakai kertas di papan pengumuman, pesannya bisa langsung sampai," terang Koko.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu apa pandangan Zuckerberg tentang Kampung Cyber itu? Menurut Koko, Zuckerberg sangat mengapresiasi inisiatif warga Kampung Tamanan yang menjadikan internet dan Facebook sebagai media warga.

Warga kampung Tamanan juga menjadi terbuka wawasannya karena bisa mengakses berita-berita dan informasi. Bahkan menurut Koko, Facebook juga dijadikan sebagai sarana jual beli online oleh warganya.

"Dia (Zuckerberg) lebih mengapresiasi ke kegiatan sosialisasi kampung dengan Facebook, dia bilang 'great!;" kata Koko.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.