Dalam Bahasa Mandarin, Zuckerberg Komentari Xiaomi

Kompas.com - 24/10/2014, 08:05 WIB
Mark Zuckerberg saat membuka workshop Internet.org di Jakarta, Senin (13/10/2014). Oik Yusuf/KompasTeknoMark Zuckerberg saat membuka workshop Internet.org di Jakarta, Senin (13/10/2014).
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
Mark Zuckerberg saat membuka workshop Internet.org di Jakarta, Senin (13/10/2014).

KOMPAS.com - Mark Zuckerberg kembali membuat sensasi. Kali ini bos Facebook tersebut mengejutkan para peserta sebuah diskusi di Beijing, Tiongkok, dengan fasih berbicara Mandarin.

Sebagaimana dilansir oleh The Guardian, pada 2010 Zuckerberg memang pernah mengutarakan niatnya belajar bahasa Mandarin lantaran tertarik dengan budaya Tiongkok dan memang suka tantangan. Namun semenjak itu belum ada kabar lagi mengenai proses belajar dia.

Banyak yang menyangka Zuckerberg terlalu sibuk untuk mempelajari bahasa yang terkenal sulit tersebut.

Namun tiba-tiba saja, dalam acara di Universitas Tsinghua tanggal 22 Oktober itu, Zuckerberg sudah cas-cis-cus bercakap-cakap dalam bahasa Mandarin dengan hadirin. Dia bahkan melontarkan lelucon dan mengomentari perusahaan gadget Tiongkok, Xiaomi, juga dalam bahasa Mandarin.

"Saya pikir Xiaomi akan tumbuh dengan sangat pesat," katanya, sambil menambahkan bahwa di Tiongkok terdapat banyak perusahaan-perusahaan inovatif lain seperti Alibaba, Tencent, juga QQ.

Pria 30 tahun tersebut banyak bicara soal inovasi dan suka duka mendirikan perusahaan. "Itu adalah hal yang sangat sulit… Kalau Anda tak percaya dengan misi yang Anda tetapkan, Anda akan gampang menyerah," kata Zuckerberg. "Kebanyakan pendiri perusahaan menyerah, tapi yang terbaik akan berjuang terus."

Hal lain yang memotivasi Zuckerberg untuk belajar bahasa Mandarin adalah istrinya, Priscilla Chan yang berasal dari keluarga keturunan Tionghoa. Konon Zuckerberg meminta restu ibu mertuanya juga dalam bahasa Mandarin.

Upaya masuk?

Zuckerberg mengaku sudah empat kali berkunjung ke Tiongkok. Sebelum ini, pada 2010 dia sempat melancong ke negeri tersebut bersama sang istri yang ketika itu masih berstatus sebagai pacar.

Bersama dengan sejumlah layanan lain seperti Twitter, YouTube, dan Instagram, jejaring sosial Facebook diblokir di Tiongkok sehingga tidak bisa diakses oleh masyarakat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X