Kompas.com - 29/10/2014, 16:50 WIB
Rudiantara, Menkominfo Kabinet Kerja Reska K. Nistanto/KOMPAS.comRudiantara, Menkominfo Kabinet Kerja
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu sorotan netizen di Indonesia terhadap Kementerian Komunikasi dan Informatika di masa pemerintahan SBY adalah soal pemblokiran konten internet. Sebenarnya, para pengguna setuju dengan pemblokiran konten pornografi, namun metode yang digunakan harus tepat sasaran.

Menanggapi soal tersebut, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara yang baru dilantik di Kabinet Kerja Presiden Jokowi kembali menegaskan komitmennya tentang pemblokiran konten pornografi bagi pengguna internet di Indonesia.

"Soal blokir, ya blokir aja, kita harus punya affirmative action, punya kebijakan keberpihakan untuk menjaga masalah budaya kita, pendidikan dan lain sebagainya," ujar Rudiantara saat dijumpai KompasTekno di kediamannya, Selasa (28/10/2014) malam.

"Pornografi (sudah) diblok ya (terus) diblokir aja," tegasnya.

Namun, menurut Rudiantara, pemblokiran yang dilakukan Kemenkominfo seharusnya tidak sampai mematikan industri kreatif. Cukup banyak situs-situs "baik" yang sebenarnya tidak mengandung konten negatif ikut terblokir. Salah satunya adalah situs berbagi video, Vimeo.

Saat ini, cukup banyak pelaku industri kreatif yang memanfaatkan layanan situs berbagi video tersebut. Di bawah kepemimpinan Tifatul Sembiring, Vimeo menjadi salah satu target blokir tim Trust+ Kemenkominfo.

"Kalau menyangkut industri kreatif ya harus didorong," demikian ujar Rudiantara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pernyataan itu mengisyaratkan Vimeo akan segera dicabut blokirnya oleh Kemenkominfo. Namun, saat dikonfirmasi kembali soal pencabutan pemblokiran Vimeo, Rudiantara belum bisa memberikan jawaban secara pasti. "Nanti dululah itu, dibicarakan lagi," ujar Rudiantara singkat.

Ancaman cyber

Pemblokiran yang akan terus dilakukan oleh Kemenkominfo tersebut menurut Rudiantara adalah sebagai salah satu tindakan antisipasi negara dalam menghadapi serangan negara luar melalui kejahatan cyber.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.