Ini Alasan CEO Apple Mau Mengaku Gay

Kompas.com - 31/10/2014, 08:33 WIB
CEO Apple Tim Cook berbicara dalam acara yang diselenggarakan Apple di Flint Center for the Performing Arts, di Cupertino, California, Amerika Serikat, Selasa (9/9/2014). Pada acara itu Apple meluncurkan Apple Watch dan dua iPhone terbaru, iPhone 6 dan iPhone 6 plus. GETTY IMAGES / AFP PHOTO / JUSTIN SULLIVANCEO Apple Tim Cook berbicara dalam acara yang diselenggarakan Apple di Flint Center for the Performing Arts, di Cupertino, California, Amerika Serikat, Selasa (9/9/2014). Pada acara itu Apple meluncurkan Apple Watch dan dua iPhone terbaru, iPhone 6 dan iPhone 6 plus.
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com — "Selama ini saya tidak pernah menyangkal seksualitas saya, saya juga belum pernah menyatakannya di hadapan publik, sampai saat ini. Jadi biar saya perjelas: saya tidak malu menjadi seorang gay, dan saya rasa, menjadi gay adalah salah satu berkat yang Tuhan berikan kepada saya."

Demikian petikan esai 10 paragraf berjudul " Tim Cook Speaks Up" (atau Tim Cook Mengungkap Jati Dirinya) yang ditulis oleh CEO Apple Tim Cook sendiri dan dimuat di situs Bloomberg Businessweek, Kamis (30/10/2014).

Pernyataan Tim Cook tentang orientasi seksualnya yang menyukai sesama jenis itu ia mulai dengan cerita bagaimana ia selalu menjaga rahasia tentang jati dirinya itu selama ini dan fokus pada pengembangan produk Apple.

Menurut pengakuan Cook, dorongan untuk memublikasikan tentang orientasi seksualnya itu berasal dari pidato tokoh pejuang kesetaraan hak manusia, Dr Martin Luther King, yang berkata, "Pertanyaan utama dalam hidup adalah, 'Apa yang sudah kamu lakukan untuk orang lain?'."

Atas dasar perkataan itulah Cook merasa kehidupan pribadinya yang selama ini ia rahasiakan justru mengekangnya untuk berbuat lebih.

Ia menyadari bahwa dengan mengungkap jati dirinya, Cook justru sebenarnya bisa memberikan dukungan semangat kepada kaum penyuka sesama jenis lain.

"Jika dengan mengetahui bahwa CEO Apple adalah seorang gay bisa membantu seseorang lebih percaya diri tentang jati diri mereka, atau memberikan kenyamanan bagi yang merasa disingkirkan, atau menginspirasi orang lain untuk menuntut hak kesetaraan atas mereka, maka privasi yang saya korbankan tidaklah sia-sia," demikian tulis Cook.

Tim Cook juga menuliskan bahwa selama ini beberapa karyawan Apple sudah mengetahui bahwa ia adalah seorang gay, tetapi dalam keseharian mereka tidak memperlakukannya secara berbeda. Cook bersyukur bahwa lingkungan kerjanya itu ternyata bisa saling menghargai dan bisa menerima perbedaan.

Tentu saja, berterus terang tentang dirinya yang seorang gay bukanlah hal yang mudah bagi orang nomor satu di Apple itu. Namun, Cook menyatakan tetap berkomitmen untuk sebisa mungkin menjadi CEO yang terbaik bagi perusahaan yang ia pimpin.

Lebih lengkapnya, tulisan Tim Cook tentang pengakuan jati dirinya itu bisa dibaca melalui tautan berikut ini.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X