Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BlackBerry Lawas Masih Kalahkan BlackBerry 10

Kompas.com - 12/11/2014, 08:46 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
JAKARTA, KOMPAS.com - Bersama dengan XL Axiata, Indosat menjadi operator seluler rekanan BlackBerry dalam meluncurkan perangkat terbarunya, Passport.

Presiden Direktur Indosat Alexander Rusli yang hadir dalam acara peluncuran BlackBerry Passport di Jakarta, Selasa (11/11/2014) mengatakan pihaknya merasa yakin BlackBerry Passport akan menuai respon positif dari konsumen.

"Saya yakin konsumen kini merasa confident, terlebih sejak peluncuran BlackBerry Z3 dan banyaknya kampanye yang dilakukan oleh BlackBerry," kata pria yang kerap disapa Alex itu.

Indosat memang telah beberapa kali menjadi rekanan bundling perangkat BlackBerry 10, termasuk smartphone BlackBerry 10 pertama, Z10, pada Januari 2013.

Kendati penjualannya sudah berjalan hampir dua tahun, Alex mengatakan pemakai perangkat BlackBerry 10 di jaringan Indosat masih belum sebanyak BlackBerry lawas dengan sistem operasi BlackBerry OS 7.

"Kami ingin mendorong mereka agar beralih ke perangkat BlackBerry 10, soalnya BlackBerry lama memberikan beban lebih tinggi di jaringan," lanjut Alex.

Tingginya angka penggunaan BlackBerry lawas di jaringan Indosat, menurut Alex, antara lain disebabkan oleh masih banyaknya pemakai perangkat tersebut yang bertahan dengan smartphone miliknya.

Dari segi penjualan, Senior Product Manager BlackBerry Ardo Fadhola mengakui bahwa angka penjualan produk BlackBerry lama memang masih lebih tinggi dibandingkan BlackBerry 10. "Harga perangkat-perangkat lama itu memang murah, seperti misalnya seri Curve, tapi saya yakin BlackBerry 10 akan menyusul," ujar Ardo.

Selain Passport, BlackBerry berencana merilis perangkat BlackBerry 10 model baru lainnya bernama Classic, tapi Ardo mengaku belum bisa mengungkapkan tanggal pasti kemunculan perangkat tersebut.

Passport sendiri akan mulai dijual perdana pada 14 November mendatang lewat bundling operator Indosat dan XL Axiata. Smartphone anyar itu dibanderol Rp 9,6 juta.

Distributor BlackBerry Teletama Artha Mandiri (TAM) akan menyusul menjual Passport pada 16 November dengan harga yang sama.

Alex mengatakan pihak Indosat mendapat jatah 1.200 unit BlackBerry Passport untuk penjualan perdana, termasuk pre-order yang digelar pada akhir Oktober 2014.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.