Kompas.com - 13/11/2014, 16:53 WIB
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Dalam acara Mobile Marketing Association Forum (MMAF) Indonesia yang berlangsung di Jakarta, Kamis (13/11/2014), Chief Social Media Officer XL Axiata Ongki Kurniawan mengungkapkan,  saat ini WhatsApp sudah mendominasi ranah mobile messaging di Indonesia.

BlackBerry Messenger (BBM) yang dulu sempat merajai segmen ini malah semakin tenggelam dan berada di belakang aplikasi-aplikasi yang lain.

Data XL menunjukkan bahwa pertumbuhan year-of-year WhatsApp mencapai 37 persen, sementara BBM justru turun 15 persen dibanding tahun lalu.  Secara total, ada 70 persen dari pengguna XL yang terhubung dengan internet yang menggunakan WhatsApp di perangkatnya.

Instagram AddictionID Data yang dirilis XL Axiata menunjukkan WhatsApp sudah menjadi aplikasi chat terpopuler di Indonesia, mengalahkan BBM (9 persen).
XL sendiri telah memiliki 31,2 juta pelanggan yang terhubung dengan Internet atau 50 persen dari total penggunanya.

Dalam data tersebut juga terungkap bahwa pengguna aplikasi chatting di Indonesia yang semenjak dua tahun lalu dikuasai oleh BBM kini sudah bermigrasi ke aplikasi lain seperti Line dan WeChat yang secara keseluruhan sudah digunakan oleh sekitar 40 persen pengguna smartphone di Indonesia. BBM sendiri kini digunakan oleh kurang dari 10 persen pelanggan XL.

Kejayaan WhatsApp di Indonesia memang sudah diprediksikan. Menurut survei OnDevice akhir tahun lalu, tiga aplikasi messaging paling banyak digunakan di Indonesia adalah WhatsApp, BBM, dan Line.

Rangkuman Google Trends sepanjang tahun 2013 justru lebih mendekati data XL, dengan menempatkan WhatsApp, WeChat, dan Line sebagai aplikasi paling banyak dicari di Indonesia. Tak hanya di smartphone, WhatsApp juga tersedia untuk sejumlah feature phone, termasuk yang berbasis S40 seperti Nokia Asha yang masih memiliki banyak peminat di Indonesia.

Pergeseran tren aplikasi chatting ini juga berakibat pada penurunan penggunaan voice call. Banyak pengguna memilih untuk mengganti voice call dengan aplikasi chatting dengan alasan lebih efisien dan murah.

“Perangkat mobile menjadi salah satu perangkat paling sering digunakan dan tak terpisahkan bagi seseorang sejak saat bangun hingga sepanjang hari,” ujar Ongky.

Fakta lain yang terungkap dan tidak kalah mengejutkankan adalah para pengguna smartphone di Indonesia ternyata menghabiskan waktu hingga 5,5 jam dengan gadget mereka. Angka ini sudah melebihi interaksi warga Indonesia dengan televisi yang selama ini selalu menjadi media primadona.

Disclosure: Artikel ini sebelumnya telah dimuat di DailySocial.net. DailySocial.net merupakan salah satu rekanan sindikasi konten dari KompasTekno.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.