Masuk Servis, Xiaomi "Tak Resmi" Beda Perlakuan

Kompas.com - 16/11/2014, 15:16 WIB
Xiaomi Redmi 1S oik yusuf/ kompas.comXiaomi Redmi 1S
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi
Xiaomi Redmi 1S

KOMPAS.com - Setelah memasuki pasar Indonesia, Xiaomi mulai menggelar pusat-pusat servis di Indonesia dengan menggandeng Erajaya dan Teletama Artha Mandiri yang menjadi mitranya di Tanah Air.

Pemilik Xiaomi yang memperoleh perangkatnya melalui distributor resmi Erajaya dan Trikomsel bisa memperoleh layanan purna jual seperti perbaikan di pusat servis yang jumlahnya mencapai 17 buah di 15 kota ini.

Tapi bagaimana dengan mereka yang membeli barang lewat sumber selain jalur resmi? CEO Retail Erajaya Group Jeremy Sim mengatakan bahwa pihaknya tetap bersedia memberikan layanan purna jual dengan sedikit catatan.

“Kalau (perangkat) tidak resmi, untuk perbaikan dikenakan biaya tambahan,” ujar Jeremy ketika berbicara dalam acara jumpa pers penjualan perdana produk Xiaomi melalui gerai Erafone, di Jakarta, Jumat (14/11/2014).

Perlakuan berbeda juga berlaku untuk jaminan servis “2 jam selesai” di pusat servis Xiaomi di daerah Roxy Mas, Jakarta. Menurut Jeremy jaminan waktu turnaround itu tak berlaku untuk perangkat yang diperoleh selain dari jalur resmi.

MarComm Director Erajaya Group Djatmiko Wardoyo menambahkan bahwa skema biaya perbaikan untuk perangkat non-resmi itu merupakan prosedur purna jual standar yang diterapkan pihaknya untuk semua merek produk yang dipasarkan Erajaya, termasuk di luar Xiaomi, seperti Nokia dan BlackBerry.

“Perangkat non-resmi sama saja dengan tidak memiliki garansi, atau garansi dianggap sudah habis sehingga terkena biaya,” kata Djatmiko. “Tapi kami tetap menerima karena itu adalah salah satu kewajiban kami untuk menjaga brand.”

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X