Namun, CEO Nokia, Rajeev Suri, secara tegas mengumumkan bahwa Nokia tidak akan kembali ke pasar smartphone. Suri juga menambahkan bahwa merek Nokia sedang dipertimbangkan untuk dijual lisensinya.
"Kami tidak akan kembali menjual perangkat secara langsung ke konsumen, tetapi brand ini tetap akan hadir di dunia konsumer," ujar Suri dalam sebuah kesempatan pertemuan dengan analis di London, seperti dikutip KompasTekno dari Trusted Reviews, Jumat (14/11/2014).
"Brand Nokia sangat kuat, dan kami sedang mempertimbangkan untuk menjual lisensinya, kami akan mempertimbangkannya masak-masak," imbuh Suri.
Seperti kita ketahui, Nokia telah menjual divisi perangkatnya ke Microsoft pada September 2013 lalu dengan nilai 7,17 miliar dollar AS. Microsoft sendiri pada minggu lalu mulai memperkenalkan perangkat Lumia pertama dengan merek Microsoft, yaitu Lumia 535.
Kini, bisnis yang murni dimiliki Nokia tinggal tiga divisi, yaitu divisi jaringan, teknologi, dan pemetaan Here.
Menurut Suri, ketiga divisi tersebut masih memiliki kesempatan untuk bertumbuh pada masa mendatang. Nokia juga berinvestasi di jaringan 4G dan Internet of Things (ioT) untuk mengembalikan perusahaan ke jalur yang tepat.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.