Industri Sasar Amerika dan Eropa, Oppo Pilih Negara Berkembang

Kompas.com - 17/11/2014, 20:24 WIB
Bagian depan dan belakang Oppo N3 oik yusuf/ kompas.comBagian depan dan belakang Oppo N3
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Oppo berusaha menangkap peluang pertumbuhan di pasar negara berkembang di wilayah-wilayah seperti Asia Tenggara, Timur Tengah, Asia Selatan, dan Afrika yang menurut pabrikan gadget ini memiliki angka pertumbuhan pasar mencapai kisaran 30 persen.

General Manager Oppo Sky Li mengatakan bahwa negara berkembang menyimpan potensi yang tak kalah menarik dibandingkan pasar di negara-negara maju.

"Jika Anda melihat industri smartphone, semua tertuju pada pasar Amerika dan Eropa. Kami tidak meragukan ini, tapi Oppo datang untuk melihat pasar negara berkembang," kata Li dalam keterangan tertulis yang diterima oleh Kompas Tekno.

Li mencontohkan pasar Tiongkok, negara asal Oppo, dimana produk kelas atas dari Oppo disebutnya mendapat sambutan baik dari konsumen. Di negeri Tirai Bambu, lanjut Li, perangkat Oppo dengan rentang harga Rp 3 juta hingga Rp 4 juta memiliki pangsa pasar 25 persen, sementara perangkat kategori harga Rp 2 juta hingga Rp 3 juta menguasai pangsa pasar sebesar 15 persen.

Sebelumnya, Li juga sempat menjelaskan bahwa smartphone high-end Oppo dengan kisaran harga Rp 4 juta hingga Rp 6 juta menguasai 15 persen pangsa pasar di Tiongkok.

"Saya dapat mengatakan bahwa produk Oppo dari kelas menengah hingga high-end dapat diterima dengan baik oleh konsumen di Tiongkok," imbuh dia.

Oppo sendiri memang memiliki strategi untuk berfokus pada pasar di negara-negara yang dekat dari negeri asalnya. Kendati demikian, pabrikan ini juga turut memasarkan perangkat-perangkatnya di wilayah lain di seluruh dunia.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X