Platform M2M Telkomsel Bidik Tiga Industri

Kompas.com - 23/11/2014, 11:19 WIB
Direktur Utama Telkomsel, Alex J Sinaga dan DirJen Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Prof. Kalamullah Ramli saat mendengarkan pemaparan mengenai penerapan M2M dalam mendukung pengembangan smart city di Indonesia. TelkomselDirektur Utama Telkomsel, Alex J Sinaga dan DirJen Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Prof. Kalamullah Ramli saat mendengarkan pemaparan mengenai penerapan M2M dalam mendukung pengembangan smart city di Indonesia.
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Layanan machine-to-machine (M2M) Telkomsel diluncurkan pada Rabu, 19 November 2014. Solusi ini menyediakan fleksibilitas control system untuk solution provider maupun untuk pelanggan korporasi.

"Segmen korporasi merupakan segmen yang perlu didukung perkembangannya di Indonesia karena efek multiplier yang akan ditimbulkan bagi lingkungannya," kata Direktur Utama Telkomsel, Alex J. Sinaga, dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Minggu (23/11/2014).

Telkomsel mengatakan siap membidik tiga industri vertikal utama untuk layanan M2M ini, yaitu: otomotif, keuangan dan utilitas.

Namun, dengan menggandeng partner Telkomsel mengatakan juga akan membidik segmen industri lainnya. Bahkan, berusaha memenuhi kebutuhan segmen pelanggan lainnya seperti perorangan atau retail.

Beberapa contoh aplikasi M2M termasuk Branchless Banking, Driving Analytics, Fleet Tracking Management, Home Automation, m-POS, Sales Force Automation, Smart Metering (untuk agrikultur, gas & air), dan Usage Based Auto Insurance (UBI).

Layanan M2M ini disebut didukung oleh jaringan 83.000 Base Tranceiver Station (BTS) dan Kartu SIM khusus yang telah diuji pada kondisi yang sangat ekstrim, yaitu di suhu minus 40 derajat Celcius sampai 105 derajat Celcius.

Saat meluncurkan layanan tersebut, Telkomsel juga menandatangani kesepakatan dengan beberapa pihak, termasuk: Bank Rakyat Indonesia, LIPI, PINS Indonesia, Ghuroba Madani, FEC Solution, Astra International dan Asuransi Astra.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ke depannya kami berharap layanan M2M kami akan dapat diimplementasikan pada Smart City Platform yang rencananya akan digelar di berbagai kota di Indonesia," sebut Alex.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X