Kompas.com - 24/11/2014, 11:47 WIB
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Samsung mengajukan tuntutan kepada Komisi Perdagangan Internasioanl AS, (ITC) untuk melarang produsen mikroprosesor Nvidia menjual produk prosesor dan chip mobile-nya, Tegra di negara Paman Sam tersebut.

Menurut Samsung, langkah tersebut ditempuh karena Nvidia dianggap telah melanggar sejumlah enam paten milik Samsung.

Namun, Samsung tidak menyebut secara detail, paten apa yang dilanggar oleh Nvidia sehingga mereka tidak boleh menjual produknya di AS.

Tuntutan oleh Samsung itu juga dialamatkan kepada sejumlah vendor GPU yang menggunakan teknologi Nvidia, seperti Biostar dan Evga.

Jika tuntutan Samsung dikabulkan, maka vendor-vendor tersebut juga akan dilarang berjualan GPU di AS. Hal yang sama juga akan berlaku untuk perangkat-perangkat lain, seperti konsol Ouya yang menggunakan chipset Tegra 3.

Dikutip KompasTekno dari Android Authority, Minggu (23/11/2014), Nvidia sendiri telah memprediksi Samsung bakal mengambil langkah tersebut, karena sebelumnya Nvidia telah mengajukan tuntutan kepada Samsung terlebih dahulu.

Nvidia menuduh Samsung telah melanggar 7 paten yang terkait dengan teknologi GPU (Graphic Processing Unit) yang mereka miliki.

Chipset Samsung yang dipakai dalam sejumlah perangkatnya, termasuk Galaxy Note 4, Note Edge dan S5, ditengarai menggunakan teknologi milik Nvidia tanpa izin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.