Kompas.com - 28/11/2014, 07:25 WIB
Chief Marketing Officer Rovio Peter Vesterbacka di panggung konferensi Startup Asia 2014 di Jakarta, Kamis (27/11/2014). Startup AsiaChief Marketing Officer Rovio Peter Vesterbacka di panggung konferensi Startup Asia 2014 di Jakarta, Kamis (27/11/2014).
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
JAKARTA, KOMPAS.com - Angry Birds boleh dikata merupakan salah satu game mobile paling dikenal di seluruh dunia. Game 2D bikinan developer Rovio asal Finlandia ini rupanya berawal dari sebuah karakter sederhana berbentuk burung yang dibikin oleh seorang anggota tim Rovio ketika mencari ide untuk sebuah game baru.

"Lalu dibuatlah cerita sekumpulan burung marah karena telurnya dicuri gerombolan babi hijau, di situlah letak awal mulanya. Mekanisme game seperti slingshot dibuat setelahnya untuk menyesuaikan dengan plot," tutur Chief Marketing Officer Rovio Peter Vesterbacka ketika berbicara di panggung konferensi Startup Asia 2014 di Jakarta, yang dihadiri KompasTekno, Kamis (27/11/2014).

Kebetulan pula, Rovio sedang mencari nama game yang catchy sehingga mengundang rasa penasaran. "Kami butuh sesuatu gampang melekat di kepala dan membuat orang-orang bertanya kenapa namanya seperti itu," lanjut Versterbacka yang di Rovio biasa dipanggil "Mighty Eagle".

Nama "Angry Birds" pun kemudian dipilih untuk game baru yang dirilis pada akhir 2009 di platform iOS itu. Dalam waktu singkat, Angry Birds berhasil mendaki tangga aplikasi terpopuler di negeri asalnya.

Kini, Vesterbacka mengatakan bahwa game Angry Birds telah berhasil mengoleksi angka unduhan sebesar 2,5 miliar. Keberhasilan Rovio dinilainya tak lepas dari perubahan ekosistem mobile modern yang didorong oleh perkembangan smartphone.

"Dulu, saat Rovio pertama masuk bisnis game, untuk bisa masuk ke industri Anda harus mengenal para pemain besar seperti operator telko dan vendor perangkat. Kehadiran toko-toko aplikasi telah mengubah semua itu," ujar Vesterbacka.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.