Kompas.com - 30/11/2014, 13:27 WIB
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Pasar wearable gadget di Indonesia nampaknya dianggap menarik bagi Fitbit. Perusahaan produsen perangkat smartband (gelang pintar) yang berbasis di San Francisco, AS tersebut rencananya akan melakukan ekspansi ke Indonesia tahun depan.

Smartband Fitbit adalah gelang pintar yang bisa merekam dan menganalisa kegiatan pemakainya.  

Selain Indonesia, Fitbit juga akan berekspansi ke India, Filipina, dan Taiwan. Sebagai langkah awal, Fitbit telah menunjuk Vice President Asia dan General Manager Asia Pacific Fitbit, Yolanda Chan awal tahun ini untuk mengakselerasi bisnis Fitbit di wilayah tersebut.

"Saya yakin pasar di Asia akan memberikan kontribusi besar bagi pertumubuhan global Fitbit dalam beberapa tahun mendatang," demikian ujar Yolanda seperti dikutip KompasTekno dari The Wall Street Journal, Rabu (26/11/2014).

Ditambahkan Yolanda, di tahun ini, Fitbit masih fokus dalam merangkul distributor lokal. "Tahun depan, kami akan lebih agresif lagi dalam hal pemasaran di Asia, karena masih banyak yang belum mengenal Fitbit," ujar Yolanda.

Untuk mendukung rencana ekspansi tersebut, Fibit berencana untuk menambah jumlah karyawannya di Asia hingga dua kali lipat pada tahun depan.

Saat ini, Fitbit memiliki sekitar 400 karyawan dan 30 di antaranya berbasis di Asia.

Walau demikian, Yolanda juga menyadari bahwa kompetisi di pasar Asia termasuk Indonesia sangat ketat saat ini. Banyak brand lokal yang beredar dan pasar fitness tracker semakin ramai.

"Tantangan kami adalah memberikan diferensiasi dalam produk-produk Fitbit dari para peniru," kata Yolanda.

Menurutnya, keunikan Fitbit terletak pada layanan dan program yang bisa diatur oleh pengguna sendiri, sehingga mereka tetap tertarik untuk terus beraktivitas dengan perangkat gelang pintarnya itu.

Di negara-negara Asia, pemain-pemain besar juga telah terjun di pasar wearable device, sebut saja Apple, Samsung, dan Sony yang menawarkan jam tangan pintar dan peranti penjejak aktifitas lainnya.

Namun Yolanda mengatakan Fitbit tidak takut berkompetisi, karena Fitbit fokus pada perangkat wearable untuk beraktifitas dan berolahraga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.