Kompas.com - 02/12/2014, 14:30 WIB
EditorReza Wahyudi
Korea Utara menolak untuk berkomentar tentang tuduhan keterlibatan mereka dalam kasus serangan internet terhadap Sony Pictures yang akan merilis film Kim Jong-un.

Sony Pictures saat ini tengah melakukan penyelidikan serangan internet yang mengakibatkan kebocoran lima film baru yang belum dirilis.

Salah-satu film yang dibocorkan adalah versi baru film klasik Annie, yang seharusnya baru akan diedarkan 19 Desember mendatang.

Sony dilaporkan telah mematikan sistem internalnya minggu lalu karena adanya "masalah teknologi informasi".

Ketika ditanya apakah Korut terlibat dalam serangan itu, juru bicara pemerintah Korea Utara mengatakan, "Tunggu dan lihat."

Film "The Interview"

Sejumlah orang mengaitkan serangan peretas itu dengan film komedi tentang Korea Utara, The Interview, yang akan diedarkan Sony.

Bulan Juni lalu, Korea Utara telah menyerukan agar PBB dan AS memblokir film komedi The Interview.

Dalam film itu, Korea Utara digambarkan sebagai negara yang menerapkan darurat perang dan "mensponsori kegiatan terorisme".

Namun demikian, film ini dilaporkan tidak dibocorkan seperti yang dialami lima film baru lainnya.

"Pasukan musuh mengaitkan segalanya dengan DPRK (Korea Utara). Saya menyarankan Anda untuk menunggu dan lihat."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.