Kompas.com - 09/12/2014, 10:06 WIB
Penulis Deliusno
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Sebuah Samsung Galaxy Ace 2 meledak tanpa sebab yang jelas. Peristiwa ini dialami oleh Hope Casserly di Kanada, yang membeli perangkat ini pada Juni 2013.

Pada media CBC, seperti KompasTekno kutip dari Mashable, Selasa (9/12/2014), Casserly menceritakan, pada 22 Oktober 2013 malam, sekitar pukul 1:30 dini hari, ia terbangun ketika mendengar suara letusan yang cukup keras dari arah balik tubuhnya.

Casserly sempat terpana selama beberapa saat, sebelum akhirnya menyadari bahwa baterai dari ponsel miliknya itu sedang terbakar.

"Bagian belakang tubuh saya menghadap ke ponsel itu dan... saya melihat ada cahaya di bahu saya, yang ternyata adalah bagian dalam baterai sedang terbakar. Perangkat itu kemudian menghantam tembok dan jatuh ke ranjang," ungkap Casserly.

Casserly mengklaim, akibat letusan tersebut, bagian baterai dan casing baterai sampai terpisah dan melayang ke arah berbeda. Bagian yang terpisah itu membuat beberapa kebakaran kecil di dua tempat yang berbeda.

"Saya menyadari telah terjadi kebakaran dan dalam keadaan setengah duduk, saya mematikan api menggunakan bantal," kata Casserly.

Facebook
Galaxy Ace 2 milik Hope Casserly
Lebih lanjut, mahasiswi tahun keempat jurusan Ilmu Komputer dari Universtias Guelph ini menjelaskan, Galaxy Ace 2 miliknya ini sedang tidak dalam keadaan diisi dayanya. Baterainya pun sedang dalam keadaan penuh, sekitar 93 persen.

Pihak Samsung sudah turun tangan dalam menyelidiki kasus ini. Kesimpulan dari hasil analisis tim ahli Samsung memperlihatkan bahwa Casserly ternyata menggunakan baterai dari pihak ketiga.

Akan tetapi, Casserly membantah hasil analisis tersebut dengan menyatakan bahwa ia tidak pernah mengganti baterai sejak membeli Galaxy Ace 2 tersebut tahun lalu.

Pada akhirnya, Samsung tetap memberikan perangkat pengganti kepada Casserly. Namun, Casserly menyatakan belum akan menggunakan Galaxy Ace 2 baru milikinya ini. Ia mengaku khawatir, peristiwa terbakarnya ponsel ini akan terjadi kembali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber MASHABLE
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.