Hugo Barra Akui Xiaomi Dilarang di India

Kompas.com - 12/12/2014, 16:17 WIB
VP Global Xiaomi Hugo Barra dalam acara perkenalan Redmi Note di Jakarta, Kamis (6/11/2014). Oik Yusuf/KompasTeknoVP Global Xiaomi Hugo Barra dalam acara perkenalan Redmi Note di Jakarta, Kamis (6/11/2014).
Penulis Deliusno
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Hugo Barra, Vice President Global Xiaomi, akhirnya angkat bicara ihwal pelarangan penjualan produk vendor asal Tiongkok tersebut di India.

Melalui laman akun Facebooknya, Barra membenarkan kabar bahwa saat ini Xiaomi sedang dilarang untuk menjalankan aktivitas jual beli di India.

"Sebagai perusahaan yang mematuhi hukum, kami menyelediki masalah ini dengan hati-hati dan mempertimbangkan jalur hukum yang akan kami tempuh," tulis Barra, seperti KompasTekno kutip dari Cnet, Jumat (12/12/2014).

Nama Xiaomi sendiri sebenarnya sedang menanjak di India. Salah satu buktinya, perangkat terbaru Xiaomi, Redmi Note, sudah dipesan sekitar 150.000 unit di India.

Di India, Xiaomi saat ini berjualan smartphone Redmi 1S dan Redmi Note melalui jalur online dan berencana menjual Redmi Note versi 4G dan Mi4 tahun depan.

"Dalam dua hari belakangan, kami menerima sekitar 150.000 pemesanan untuk Redmi Note di Flipkart dan momentumnya sedang luar biasa," ungkap Barra.

Saat ini, Xiaomi memang sedang dilarang untuk berjualan oleh Pengadilan Tinggi Delhi di India karena dianggap melanggar hak paten milik Ericsson.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Paten yang dimaksud oleh Ericsson adalah paten yang penting, jika digunakan oleh suatu perusahaan lain, perusahaan tersebut harus membayar biaya lisensinya.

Ada kabar juga yang menyebutkan, salah satu alasan pelarangan hak berjualan tersebut karena Xiaomi tidak merespon keberatan dari Ericsson. Dikatakan, perusahaan telekomunikasi asal Swedia tersebut sebenarnya sudah meminta tanggapan Xiaomi sebanyak enam kali sejak Juli 2014.

Selain berjualan, Xiaomi bersama dengan Flipkart, partner e-commerce di India, dilarang untuk beriklan, memproduksi, atau mengimpor perangkat.



Sumber CNET

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.