Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ramalan Steve Jobs Tahun 1985 Kini Jadi Kenyataan

Kompas.com - 16/12/2014, 10:46 WIB
Reska K. Nistanto

Penulis

Sumber The Verge
KOMPAS.com — Internet kini telah menjadi salah satu bagian dari gaya hidup modern. Semenjak kelahirannya pada awal tahun 2000-an, internet kini telah berkembang pesat merambah sendi-sendi kehidupan.

Namun, siapa menyangka, ternyata kehadiran internet telah diprediksi oleh pendiri Apple, Steve Jobs, sejak tahun 1985.

Dalam sebuah wawancara dengan salah satu majalah terbitan Amerika Serikat (AS) terbitan tahun 1985, Steve Jobs banyak berbicara tentang potensi komputer pribadi.

Jobs mengatakan bahwa setiap rumah pada masa depan nantinya akan membutuhkan sebuah komputer.

Menurut Jobs, alasan utama mengapa konsumen rumahan membutuhkan komputer adalah mereka ingin terhubung dengan jaringan komunikasi nasional yanag akan dibangun saat itu.

Tentu saja dalam benak Jobs bukan internet yang mendunia yang ia bayangkan. Namun, ide konsep bahwa setiap komputer akan terhubung dalam sebuah jaringan yang luas (layaknya internet yang kita kenal saat ini) sudah terpikirkan oleh Jobs.

"Kita hanya baru berada pada tahap awal dari sesuatu hal yang besar, yang akan terjadi berikutnya, seperti terobosan baru saat telepon diperkenalkan," demikian ujar Jobs saat itu, seperti dikutip KompasTekno dari The Verge, Minggu (15/12/2014).

Saat ditanya terobosan baru apa yang dimaksud oleh Jobs, ia hanya mengatakan baru bisa berspekulasi. "Banyak hal terjadi di industri ini. Anda tidak tahu pasti seperti apa hasilnya nanti. Namun, ini (internet) adalah sesuatu hal yang besar dan banyak manfaatnya," katanya.

Apple sendiri pada tahun 1985 sedang memasarkan produk komputernya, Macintosh XL, yang sebelumnya diberi nama Lisa 2/10. Pada tahun itu pula Apple berhasil menjual komputer Macintosh-nya yang ke-500.000. Steve Jobs pun dipecat dari Apple pada tahun yang sama.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber The Verge
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com