Penerjemah ala "Star Trek" di Skype Siap Dipakai

Kompas.com - 16/12/2014, 16:11 WIB
Ilustrasi. ist.Ilustrasi.
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Microsoft merilis aplikasi Skype Translator untuk publik pada Senin (15/12/2014). Dengan aplikasi ini, Skype bisa menerjemahkan berbagai bahasa secara real-time, mirip dengan perangkat Universal Translator yang dipakai di film fantasi luar angkasa Star Trek.

Skype Translator tersebut mampu menerjemahkan kalimat-kalimat yang dibicarakan ke dalam bentuk lisan maupun tulisan. Penggunanya cukup bicara dalam bahasanya sendiri dan piranti lunak ini langsung membacakan ulang kata-katanya dalam bahasa yang diinginkan.

Aplikasi penerjemah untuk Skype ini pertama kali diungkap ke publik pada Mei lalu. Saat ini, Skype Translator versi Preview bisa dipakai untuk publik dengan mendaftarkan diri dalam program pratinjau Skype Translator melalui tautan ini. Syaratnya, pengguna harus menggunakan perangkat berbasis Windows 8.1.

Wakil Presiden Korporasi Microsoft Gurdeep Pall dalam blog resmi Skype, saat ini kemampuannya masih dibatasi hanya penerjemahan lisan bahasa Inggris dan Spanyol serta penerjemahan teks pesan instan dalam 40 bahasa. Ke depannya, bahasa lain akan ditambahkan.

“Skype mempertemukan orang-orang sehingga bisa mengembangkan sesuatu yang penting bagi mereka. Skype Translator akan membuka banyak kemungkinan yang membuat orang-orang di seluruh dunia bisa terhubung, berkomunikasi dan bekerja sama; tidak ada lagi batasan geografi serta bahasa,” tulis Pall.

Mesin yang bisa belajar

Skype Translator menggunakan algoritma machine learning yang mempunyai kemampuan belajar dengan membaca data dan contoh. Penerapan algoritma ini membuat Skype Translator mampu mempelajari pola bahasa yang dipakai penggunanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pratinjau publik yang dilakukan oleh Microsoft saat ini bertujuan untuk mengumpulkan data yang membuat Skype Translator bisa lebih baik dalam mengenali aksen, topik, serta variasi bahasa penggunanya.

Seperti dilansir KompasTekno dari The Register, aplikasi tersebut juga memanfaatkan kemampuan bahasa yang ada pada Bing Translator. Ia juga juga dirancang untuk bisa mengenali ketidakfasihan bahasa. Misalnya untuk menyaring kalimat yang menggunakan suara “um” atau “ah”.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X