Aplikasi Buatan Mahasiswa UGM Berjaya di Silicon Valley

Kompas.com - 18/12/2014, 09:02 WIB
Tim mahasiswa UGM yang membuat aplikasi Realive. Aplikasi tersebut berhasil memenangkan penghargaan “Best Public Safety App” Sabtu (13/12/2014) di Silicon Valley, AS. Dok. UGMTim mahasiswa UGM yang membuat aplikasi Realive. Aplikasi tersebut berhasil memenangkan penghargaan “Best Public Safety App” Sabtu (13/12/2014) di Silicon Valley, AS.
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com — Aplikasi yang dikembangkan oleh tim mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta berhasil mendapatkan penghargaan dalam ajang internasional.

Aplikasi yang diberi nama Realive itu memenangkan penghargaan Best Public Safety App dalam kompetisi aplikasi yang diselenggarakan oleh dua perusahaan teknologi besar Amerika Serikat, AT&T, dan IBM di jantung industri teknologi dunia, Silicon Valley, AS.

Realive adalah aplikasi penanganan kecelakaan secara real time yang dikembangkan oleh gabungan lima mahasiswa program studi Ilmu Komputer dan Geofisika Fakultas MIPA UGM.

"Aplikasi yang kita kembangkan, yaitu Realive, berhasil melalui proses pengembangan aplikasi. Hasilnya kami presentasikan di depan tujuh juri dari kalangan profesional dari berbagai perusahaan terkemuka di Silicon Valley," ujar Daniel Oscar Baskoro, Project Manager Realive, dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Kamis (18/12/2014).

Oscar menambahkan, aplikasi Realive merupakan aplikasi untuk menangani kecelakaan secara real time yang dikembangkan pada platform Android Wear dan Google Glass. Aplikasi tersebut dapat memberikan informasi kepada pihak-pihak terkait dan terdekat, seperti polisi, petugas pemadam kebakaran, petugas kesehatan, dan yang lainnya saat terjadi kecelakaan.

"Dengan memakai Realive, pertolongan bisa dilakukan dengan cepat karena informasi langsung ditujukan kepada petugas yang berada di sekitar lokasi kecelakaan menggunakan perangkat wearable," ujar Oscar.

Selama proses penanganan korban kecelakaan, petugas terkait juga dapat mengakses informasi terkini mengenai kondisi kecelakaan yang terjadi pada saat itu. Aplikasi ini mampu menyajikan pertolongan terhadap 20 kategori kecelakaan, termasuk bencana alam.

Sementara itu, Bahrunnur, yang menjadi programmer aplikasi Realive dan mewakili teman-temannya, mengatakan bahwa terpilih sebagai pemenang merupakan kebahagiaan yang luar biasa bagi tim mereka karena mendapat penghargaan di jantung industri teknologi dunia.

"Kami juga berterima kasih kepada universitas, Kemenpora, dan KBRI yang turut mendukung kegiatan kami," imbuh Bahrunnur.

Selain Oscar dan Bahrunnur, tim yang tergabung dalam pembuatan aplikasi Realive adalah Zamahsyari (programmer), Sabrina Woro A (desainer), Fansyuri Jenar (copywriter), serta Maulana Rizki (data analyst).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

S Pen Kini Hadir Di Galaxy S21 Ultra, Bagaimana Nasib Galaxy Note?

S Pen Kini Hadir Di Galaxy S21 Ultra, Bagaimana Nasib Galaxy Note?

Gadget
Membandingkan Samsung Galaxy S21 Ultra dan S20 Ultra, Apa Saja Bedanya?

Membandingkan Samsung Galaxy S21 Ultra dan S20 Ultra, Apa Saja Bedanya?

Gadget
Ini Smartphone Terjangkau Terbaik untuk Sekolah dari Rumah Menurut Survei Pop ID

Ini Smartphone Terjangkau Terbaik untuk Sekolah dari Rumah Menurut Survei Pop ID

Gadget
Harga Charger Orisinal Samsung Galaxy S21 di Indonesia Jika Dibeli Terpisah

Harga Charger Orisinal Samsung Galaxy S21 di Indonesia Jika Dibeli Terpisah

Gadget
Pesan Berantai Ajak Pengguna WhatsApp Beralih ke Aplikasi Lain, Haruskah Diikuti?

Pesan Berantai Ajak Pengguna WhatsApp Beralih ke Aplikasi Lain, Haruskah Diikuti?

Software
Ini Beda Spesifikasi Samsung Galaxy S21, Galaxy S21 Plus, dan Galaxy S21 Ultra

Ini Beda Spesifikasi Samsung Galaxy S21, Galaxy S21 Plus, dan Galaxy S21 Ultra

Gadget
'Star Wars Battlefront II' Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store, Begini Caranya

"Star Wars Battlefront II" Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store, Begini Caranya

Software
Gempa Majene, Menara BTS Operator Seluler Kehilangan Pasokan Listrik PLN

Gempa Majene, Menara BTS Operator Seluler Kehilangan Pasokan Listrik PLN

e-Business
Data Ratusan Juta Pengguna Instagram, Facebook, dan LinkedIn Bocor

Data Ratusan Juta Pengguna Instagram, Facebook, dan LinkedIn Bocor

Internet
Qualcomm Caplok Startup Milik Perancang Chip Apple, Android Bakal Kalahkan iPhone?

Qualcomm Caplok Startup Milik Perancang Chip Apple, Android Bakal Kalahkan iPhone?

Gadget
Aturan Baru TikTok untuk Pengguna di Bawah 18 Tahun, Sejumlah Fitur Dibatasi

Aturan Baru TikTok untuk Pengguna di Bawah 18 Tahun, Sejumlah Fitur Dibatasi

Software
Xiaomi Masuk Daftar Cekal di AS, Dianggap Perusahaan Militer Komunis

Xiaomi Masuk Daftar Cekal di AS, Dianggap Perusahaan Militer Komunis

Gadget
Tidak Mau Pakai WhatsApp Lagi, Begini Cara agar Tidak Kehilangan Data dan Chat

Tidak Mau Pakai WhatsApp Lagi, Begini Cara agar Tidak Kehilangan Data dan Chat

Software
Spesifikasi Lengkap serta Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia

Spesifikasi Lengkap serta Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia

Gadget
Samsung Luncurkan Galaxy Smart Tag untuk Lacak Ponsel Hilang

Samsung Luncurkan Galaxy Smart Tag untuk Lacak Ponsel Hilang

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads X