Kompas.com - 24/12/2014, 11:01 WIB
Presiden Korea Utara Kim Jong Un duduk di depan sebuah komputer di E-Library yang terletak dalam KPA Exibition of Arms and Equipment vox.comPresiden Korea Utara Kim Jong Un duduk di depan sebuah komputer di E-Library yang terletak dalam KPA Exibition of Arms and Equipment
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com — Tiongkok menyatakan tidak ambil bagian dalam terputusnya sambungan internet di Korea Utara selama hampir 10 jam.

Seorang Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok menegaskan, tuduhan atas keterlibatan negaranya dalam pemutusan itu sama sekali tidak bertanggung jawab, walaupun satu-satunya akses Korea Utara untuk internet ialah melalui Tiongkok.

Korea Utara mendapat akses internet lewat layanan pemberi jasa China Unicom.

"Laporan spekulatif dan tidak beralasan itu sama sekali tidak layak mendapat kredit. Laporan-laporan itu tidak bertanggung jawab, tidak profesional, dan menyesatkan," kata Hua Chunying kepada kantor berita AP.

Jaringan internet Korea Utara dilaporkan mengalami gangguan parah selama hampir 10 jam walau tidak ada kepastian tentang terputusnya internet dari para pejabat Korea Utara.

Sementara itu, muncul spekulasi bahwa Amerika Serikat berada di balik masalah itu mengingat Washington menuduh Pyongyang berada di balik peretasan komputer Sony.

Sony memproduksi The Interview, sebuah film parodi tentang komplotan pembunuh pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, yang dikecam oleh Pemerintah Korut.

Namun, mereka membantah terlibat dalam serangan atas komputer Sony, yang belakangan membatalkan pemutaran perdana The Interview.

Pekan lalu, Pemerintah AS mengatakan, penyelidikan FBI menunjukkan bahwa Korea Utara berada di balik serangan internet terhadap Sony.

Pernyataan itu ditanggapi Korea Utara dengan ancaman untuk melakukan serangan di semua ruang perang, termasuk ruang perang internet.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.