Kompas.com - 30/12/2014, 12:12 WIB
|
EditorWicak Hidayat

KOMPAS.com - Hilangnya pesawat milik maskapai Indonesia AirAsia nomor penerbangan QZ8501 pada Minggu (28/12/2014) pagi melibatkan pesawat Airbus seri A320-200 yang dioperasikan maskapai tersebut.

Pada Senin (29/12/2014), Badan SAR Nasional (Basarnas) menduga lokasi pesawat AirAsia dengan registasi PK-AXC tersebut saat ini berada di dasar laut. Dugaan tersebut berdasar pada informasi titik koordinat yang mereka miliki.

Jika benar bahwa A320-200 registrasi PK-AXC yang pada Minggu pagi itu terbang dengan nomor penerbangan QZ8501 jatuh di laut, maka hal tersebut akan menambah daftar panjang kecelakaan fatal yang melibatkan pesawat buatan Perancis tersebut.

Menurut data yang dikutip KompasTekno dari situs Aviation-Safety.net, semenjak pesawat Airbus seri A320 dioperasikan pada 1988 lalu, hingga tahun 2014 ini, sudah terjadi 27 kecelakaan yang menyebabkan pesawat rusak dan tidak bisa dipakai kembali (haul loss) dan 53 insiden di seluruh dunia. Kasus QZ8501 sudah dimasukkan di dalamnya oleh Aviation-Safety.net.

Kecelakaan pertama yang melibatkan A320 terjadi hanya beberapa bulan setelah pesawat tersebut resmi diperkenalkan, yaitu pada 26 Juni 1988.

Saat itu, seri A320-111 yang dioperasikan oleh Air France dengan nomor penerbangan 296 mengalami kecelakaan saat melakukan demo udara terbang rendah di bandara Mulhouse-Habsheim, Perancis.

Pesawat yang terbang rendah tersebut menabrak pepohonan yang berada di ujung landasan pacu dan mengakibatkan 3 orang meninggal dunia dari 136 penumpang yang dibawanya.

Kecelakaan yang terjadi hanya beberapa bulan setelah diluncurkannya pesawat terbaru Airbus itu sempat membuat pamor A320 jatuh.

Namun Airbus kembali bangkit dan menjadikan A320 sebagai salah satu pesawat komersil (bersama Boeing 737 series) yang banyak dioperasikan di seluruh dunia.

Hingga November 2014, Airbus mengklaim pesawat seri A320-nya sudah dioperasikan oleh lebih dari 300 maskapai di seluruh dunia, dengan total jumlah pesawat yang beroperasi saat ini mencapai 6.000 unit.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.