Dari Jualan Powerbank Jadi Penyebar Cahaya

Kompas.com - 05/01/2015, 11:34 WIB
EditorWicak Hidayat

Untuk itu, Azzura Solar membuat program bernama Bright Future sejak Januari 2014. Mereka menggelar program crowdfunding melalui situs Kitabisa.com dan menggalang dana untuk penyebaran lampu tenaga matahari ke rumah-rumah yang membutuhkan.

Di 2014 ini, program tersebut telah mendistribusikan 180 lampu tenaga matahari dan sekitar 70 light kit untuk rumah-rumah yang membutuhkan di area perkampungan di Jakarta.

"Ternyata, tanpa harus meninggalkan wilayah Jakarta pun ada orang-orang yang membutuhkan penerangan seperti ini," ujar Hemant.

Kondisi beberapa wilayah itu, kata Hemant, memang nyaris gelap gulita di waktu malam. Adanya penerangan bisa membantu mereka untuk menerangi wilayah itu, juga untuk tetap produktif di malam hari, misalnya untuk anak-anak agar bisa belajar.

Hemant mengatakan ia melihat perkembangan positif di Jakarta, dengan semakin banyaknya panel surya yang terpasang. Namun ia juga melihat masih besarnya hambatan dari sisi biaya. "Pemasangan sistem berbasis panel surya bisa mencapai 10.000 dollar AS," tuturnya.

Salah satu cara untuk mengatasi itu, menurutnya, adalah dengan menyiapkan sistem siap pasang (plug and play) yang lebih kecil, dengan kisaran harga 40 - 200 dollar AS per kit.

Hal lain yang dibutuhkan, lanjut Hemant, adalah dukungan dari pemerintah. "Satu-satunya cara agar energi surya bisa diaplikasikan pada skala lebih besar di Indonesia adalah jika pemerintah memberi dukungan dan subsidi. Pemilik rumah bisa diberi pemasangan panel surya yang juga mengalirkan surplus energi ke jaringan listrik umum," ujarnya.

Socialpreneurship

Meski demikian, Hemant tak menampik perlunya peran swasta dalam hal menyelesaikan masalah-masalah sosial di Indonesia. Bukan hanya soal penerangan tadi.

"Tidak semua startup harus menjadi socialpreneur, tapi dengan jurang pendapatan yang besar di negeri ini, seharusnya ada lebih banyak pengusaha yang terlibat membantu kaum miskin," ujarnya.

Populasi Indonesia yang besar, dan tersebar pada ribuan pulau, membuat pemerintah nyaris tak mungkin membantu semua yang memiliki masalah. "(Di sinilah) peran masyarakat, untuk saling membantu," tutur warga negara India yang sudah tinggal di Indonesia sejak kecil itu.

Saat ini Azzura Solar akan meneruskan program Bright Future-nya untuk mendatangkan penerangan pada wilayah-wilayah yang membutuhkan. Selain berupa lampu portabel, mereka juga berencana untuk membuat sistem penerangan umum di lokasi tertentu yang membutuhkan.

"Dengan mengidentifikasi area komunitas (yang membutuhkan penerangan) di sebuah perkampungan, kami berharap bisa membantu bukan hanya satu rumah atau satu keluarga tapi seluruh rumah di sekitar area komunitas itu menjadi terang saat malam," kata Hemant.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.