Persentase Pengguna Android Lollipop Nyaris Nol

Kompas.com - 09/01/2015, 14:05 WIB
Penulis Deliusno
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Tiga bulan sejak dirilis, tingkat adopsi Android Lollipop masih sangat rendah. Hingga saat ini, pengguna Lollipop masih di bawah 1 persen.

Menurut data yang dirilis oleh Google, semenjak diluncurkan pada November 2014, pengguna smartphone Android versi 5.0 ini masih berkisar di angka 0,1 persen.

Seperti dikutip KompasTekno dari Neowin, Jumat (9/1/2015), pengguna produk yang berbasiskan OS mobile ini memang masih sangat sedikit.

Namun, hal itu bukan berarti sistem operasi tersebut tak ada peminatnya. Kemungkinan besar, pengguna memang masih menunggu kedatangan Lollipop di perangkatnya masing-masing.

Salah satu produk yang sudah kedatangan sistem operasi tersebut adalah Samsung Galaxy S5. Meskipun begitu, baru tiga pasar saja yang sudah kebagian, yakni Spanyol, Korea Selatan, dan Polandia.

Perangkat lain yang sudah berjalan di Lollipop adalah keluarga produk Nexus besutan Google sendiri.

Google
Tingkat adopsi Android Lollipop masih sekitar 0,1 persen sehingga tidak ditampilkan di chart ini
Sementara itu, tingkat adopsi Android versi 4.4 KitKat terus meningkat. Kini, Android yang namanya diambil dari nama wafer berselilmut cokelat ini digunakan di 39,1 persen perangkat di seluruh dunia. Bulan lalu, tingkat adopsi KitKat ada di angka 33,9 persen.

Jelly Bean masih menjadi menjadi sistem operasi Android yang paling banyak digunakan. Android versi 4.1, 4.2, dan 4,3--semuanya adalah Jelly Bean--digunakan di 46 persen perangkat di seluruh dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Neowin
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.