Ada Apa dengan Facebook dan Xiaomi?

Kompas.com - 13/01/2015, 14:16 WIB
Pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg FacebookPendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Jejaring sosial Facebook dikabarkan sempat melakukan penjajakan untuk berinvestasi di perusahaan smartphone Tiongkok, Xiaomi. Dua CEO perusahaan tersebut dikabarkan telah bertemu sebelum Xiaomi mendapatkan pendanaan 1,1 miliar dollar AS bulan lalu.

CEO Facebook, Mark Zuckerberg dan CEO Xiaomi, Lei Jun dikabarkan oleh Reuters bahwa keduanya telah bertemu dalam suasana makan malam untuk membicarakan rencana strategis kedua perusahaan.

Namun, dikutip KompasTekno dari situs Recode, Senin (12/1/2015), baik Zuckerberg maupun Lei Jun nampaknya belum mencapai kesepakatan pada malam itu.

Facebook dan Xiaomi pun menolak untuk berkomentar tentang kabar ini.

Bagi Facebook, investasi di perusahaan Tiongkok yang sedang pesat perkembangannya seperti Xiaomi ini memungkinkan jejaring sosial itu menjangkau lebih banyak pengguna.

Selain itu, kesepakatan antara keduanya juga bisa membuka jalan bagi Facebook untuk masuk ke Tiongkok, mengingat jejaring sosial tersebut selama ini dilarang beredar di Negeri Tirai Bambu itu.

Sementara bagi Xiaomi, investasi bagi Facebook akan sangat penting bagi perusahaan karena bisa meningkatkan profilnya di pentas internasional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Xiaomi juga bisa memiliki akses ke basis data Facebook yang besar karena perusahaan tersebut juga ingin menjadi perusahaan internet global yang menyediakan layanan online yang komplit.

"Facebook ingin masuk ke Tiongkok, sementara Xiaomi ingin berekspansi ke luar, jadi keduanya merasa pentingnya utnuk bekerja sama," ujar salah satu sumber Recode yang dekat dengan permasalahan ini.

Menurut beberapa pengamat, kesepatakan itu tidak terjadi karena CEO Xiaomi Lei Jun melihat kondisi politik antara Tiongkok dan AS terus berubah-ubah.

Selain itu, Xiaomi juga takut jika kerja samanya dengan Facebook nantinya akan mengganggu hubungan baiknya dengan raksasa teknologi lain asal AS, Google. Selama ini, smartpohne besutan Xiaomi menggunakan sistem operasi Android buatan Google.



Sumber Recode
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.