Kompas.com - 21/01/2015, 12:12 WIB
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Kelompok peretas Lizard Squad mengalami hal yang memalukan ketika data yang menyimpan daftar orang yang memakai layanan mereka dibobol.

Nama Lizard Squad ramai dibahas setelah mengklaim berhasil membobol sistem keamanan Xbox dan Sony PlayStation Network pada akhir Desember lalu.

Setelah membobol dua jaringan konsol game tersebut, Lizard Squad membuat situs yang memungkinan orang-orang memakai perangkat lunak berbayar milik mereka untuk menyerang situs-situs lain, dengan membombardir situs sasaran dengan data, yang akhirnya membuat situs tersebut lumpuh.

Kabar bahwa pembobolan data Lizard Squad diungkap oleh wartawan investigatif, Brian Krebs.

Ia tidak mengungkap siapa yang menyerang data Lizard Squad tetapi ia menyatakan memiliki informasi tentang 14.241 orang yang telah membeli perangkat lunak kelompok tersebut.

Krebs menjelaskan Lizard Squad tidak mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kerahasiaan data mereka.

"Semua nama pengguna dan kata sandi yang terdaftar (di data milik Lizard Squad) disimpan dalam format plain text," kata Krebs.

Ia mengatakan dari ribuan pendaftar, hanya beberapa ratus yang benar-benar membeli perangkat lunak Lizard Squad.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.