Kompas.com - 22/01/2015, 08:10 WIB
|
EditorWicak Hidayat

KOMPAS.com - Samsung akan menceraikan Qualcomm. Sebagai gantinya, raksasa elektronik Korea Selatan itu akan menggunakan prosesor buatan mereka sendiri untuk lini Galaxy S terbaru.

Informasi yang diperoleh dari sumber anonim, mengungkapkan bahwa chip Snapdragon 810 yang diuji pakai oleh Samsung ternyata mengalami overheat. Mereka pun memutuskan batal memakainya.

Dikutip KompasTekno dari Bloomberg, Kamis (22/1/2015), keputusan tersebut membuat Qualcomm kaget. Pasalnya selama ini hampir seluruh smartphone mutakhir Samsung  menggunakan prosesor buatannya.

Snapdragon 808 dan 810 adalah prosesor termutakhir Qualcomm. Rencananya prosesor ini akan mulai digunakan dalam smartphone pada awal 2015. Mereka telah menyelipkan sejumlah peningkatan kinerja, seperti komputasi, grafis dan kemampuan menangkap sinyal.

Saat ini, Samsung sendiri memang sedang gencar mendorong pengembangan produksi chip orisinilnya. Mereka berusaha mandiri dalam soal otak pemrosesan smartphone. Bahkan, mereka telah mengucurkan dana 15 juta dollar AS untuk pembuatan pabrik di luar Seoul, Korea Selatan.

Juru bicara Qualcomm dan Samsung kompak tutup mulut menanggapi desas-desus ini.

Prosesor Snapdragon buatan Qualcomm telah lama mendominasi pasar smartphone. Bahkan, mereka disebut-sebut sebagai salah satu yang mendapat keuntungan paling banyak seiring naiknya jumlah pengguna smartphone.

Samsung merupakan pelanggan terbesar kedua bagi perusahaan yang bermarkas di San Diego itu. Dari seluruh penjualan yang dilakukan Qualcomm, 12 persennya berasal dari Samsung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.