Ericsson: Kecepatan 4G LTE Tidak Penting

Kompas.com - 22/01/2015, 16:36 WIB
ilustrasi menara BTS freepikilustrasi menara BTS
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki era 4G LTE di Indonesia, operator seluler berlomba menggembar-gemborkan angka kecepatan jaringan. Ada yang menjanjikan speed hingga mencapai 185 Mbps, ada juga yang bahkan berani mengklaim transfer data hingga lebih dari 200 Mbps.

Namun sebenarnya angka-angka tersebut tidak penting untuk pengguna. Setidaknya itulah pendapat Ericsson, salah satu penyedia perangkat keras jaringan untuk operator telekomunikasi Tanah Air.

"Saat ini pola pikir pelanggan sudah berubah, tak lagi berpatokan pada angka kecepatan maksimal," kata Vice President Marketing & Communications Ericsson Indonesia Hardyana Syintawati, ketika dijumpai KompasTekno dalam acara konferensi pers Ericsson di Jakarta, Kamis (22/1/2015).

Dibanding kecepatan jaringan, Hardyana mengatakan bahwa yang lebih penting untuk pelanggan adalah pengalaman memuaskan dalam menikmati aneka konten lewat jaringan mobile internet.

Dia mencontohkan ketika pelanggan menonton video lewat YouTube. Saat bisa menonton dengan lancar, biasanya pelanggan bersangkutan tak ambil pusing dengan kecepatan jaringan yang diterima. Lain soal ketika tayangan video ngadat dan terhenti karena buffering.

"Saat tersendat itulah, kita penasaran berapa sebenarnya kecepatan jaringan, lalu menjalankan speedtest," jelasnya.

Lantaran itulah, Hardyana menyebut bahwa Ericsson kini tidak lagi menggunakan istilah-istilah teknis yang terlalu njlimet untuk mengukur kinerja jaringan yang dibangunnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami bilangnya itu bagaimana pengalaman pelanggan nonton YouTube atau pakai Facebook bagus atau tidak," ujar Hardyana. "Jadi sebenarnya tak berpengaruh mau speed-nya 100, 50, atau 25 Mbps."



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.