Cara Melaporkan Info Banjir agar Tersebar Luas

Kompas.com - 23/01/2015, 10:05 WIB
Aplikasi berbasis web Siaga Banjir ScreenshotAplikasi berbasis web Siaga Banjir
|
EditorReza Wahyudi

JAKARTA, KOMPAS.com - Informasi soal banjir yang Anda miliki bisa sangat berguna untuk banyak orang. Namun informasi tersebut harus dibagikan dulu supaya orang lain bisa mengetahui dan memanfaatkannya.

Cara membagikannya ternyata mudah. Syaratnya hanyalah koneksi internet. Lalu Anda cukup membagikannya melalui Twitter agar tampil di situs siagabanjir.org.

Pertama, bukalah akun Twitter milik Anda dan buatlah kicauan (tweet) yang menyatakan situasi banjir yang Anda ketahui. Jangan lupa untuk menyelipkan tanda pagar #SiagaBanjir dalam kicauan tersebut. Anda juga bisa menyematkan foto, yang nantinya bisa dibuka oleh pengakses siagabanjir.org/peta.

"Orang cukup tweet menggunakan hashtag #SiagaBanjir, maka laporannya akan masuk ke siagabanjir.org," terang pengembang situs Siaga Banjir, Fauzan Helmi Sudaryanto kepada KompasTekno, Jumat (23/1/2015).

Status banjir bisa menggunakan tanda pagar warna #hijau untuk level awal, #kuning untuk banjir yang mulai semata kaki. #Jingga untuk banjir yang sudah merendam betis dan #Merah untuk banjir yang sudah parah.

Kedua, jangan lupa menyalakan fitur Geo Location yang ada di Twitter. Fitur ini berguna untuk mendeteksi dan menyematkan lokasi pengguna ke dalam kicauannya. "Kalau mau akurat, orang harus menyalakan Geo Location dalam tweet," ujarnya.

Namun, menurut Fauzan, kebanyakan orang di Indonesia enggan menyalakan fitur ini. Sebagai kompensasinya, pengguna yang melaporkan status banjir bisa menuliskan lokasi yang dimaksud di dalam kicauannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tampil di web

Kicauan-kicauan bertanda pagar #SiagaBanjir itu selanjutnya akan muncul di siagabanjir.org/peta. Saat ini, peta informasi real-time itu bisa diakses melalui komputer desktop atau gadget mobile. Fauzan mengatakan, Siaga Banjir ini masih akan dikembangkan lagi agar bisa lebih bermanfaat.

"Kami akan mengembangkan yang versi mobile, karena sekarang yang mobile masih kurang," jelasnya.

Pengembangan tahap lebih lanjut, ujar Fauzan, nantinya aplikasi berbasis web ini diharapkan bisa mencantumkan data posko-posko banjir melalui kerjasama dengan Dompet Dhuafa dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta. Selain itu, tim pembuat aplikasi ini berharap mengembangkan fitur notifikasi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.