Cerita di Balik Kegagalan Nexus 6 Pakai Sensor Sidik Jari

Kompas.com - 27/01/2015, 16:37 WIB
Perangkat Google Nexus 6 yang diproduksi oleh Motorola GooglePerangkat Google Nexus 6 yang diproduksi oleh Motorola
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Motorola pernah punya cita-cita menyematkan sensor sidik jari pada Nexus 6. Cita-cita itu kandas. Ternyata penyebabnya adalah langkah dari Apple, yang merupakan salah satu rival mereka dalam bisnis smartphone.

Bila pengguna memperhatikan bagian belakang Nexus 6, terdapat sebuah cekungan bulat dengan logo "M" tepat di bawah kameranya. Cekungan tersebut sebenarnya disiapkan sebagai wadah sensor sidik jari.

Tetapi cita-cita sensor sidik jari harus kandas di tangan Apple. Masalahnya adalah raksasa teknologi dari Cupertino itu terlanjur berhasil membeli AuthenTec, perusahaan penyedia teknologi sensor sidik jari yang diincar Motorola. Apple membelinya dengan nilai 356 juta dollar AS pada 2012 silam.

"Rahasianya adalah (cekungan) itu harusnya merupakan sensor sidik jari, tapi penyedia teknologi sensor sidik jari terbaik sudah dibeli Apple," ujar mantan CEO Motorola Dennis Woodside, seperti dikutip KompasTekno dari Cnet, Selasa (27/1/2015).

"Jadi semua orang cuma bisa mencari penyedia terbaik kedua di industri ini, sayangnya belum ada penyedia yang seperti itu," imbuhnya.

Teknologi fingerprint

Teknologi sensor sidik jari merupakan alat elektronik yang digunakan untuk menangkap pola sidik jari secara digital. Teknologi ini sudah lama dikenal. Namun, penerapannya pada smartphone dan tablet tergolong baru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

AuthenTec yang dibeli Apple adalah salah satu penyedia layanan sensor sidik jari terbaik. Teknologi mereka membua pengguna smartphone cukup menekan jarinya ke arah sensor sehingga dapat dipindai.

Pembuat sensor sidik jari lain belum memiliki teknologi serupa. Sebut saja, Validity yang dikenal sebagai salah satu pembuat sensor sidik jari terbesar, menberi syarat pengguna mengusapkan jarinya di atas sensor agar dapat dipindai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.