Rencana Badan Ekonomi Kreatif Genjot Game Indonesia

Kompas.com - 30/01/2015, 17:41 WIB
Triawan Munaf (kiri) dan Ricky Pesik ANDI SADHATriawan Munaf (kiri) dan Ricky Pesik
|
EditorReza Wahyudi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEK), Triawan Munaf akan menggenjot industri game dan aplikasi di Indonesia. Menurut dia, kebanyakan pengembang (developer) game di Indonesia saat ini hanya berminat jadi kontraktor.

Faktornya ia akui karena masih kurang dukungan dari pemerintah. "Masih kurang proteksi untuk para developer lokal. Investor lokal juga kurang bermain," kata Triawan saat dihubungi KompasTekno per telepon, Kamis (29/1/2015).

Untuk itu, Triawan mewacanakan akan memberi subsidi bagi para developer game yang serius ingin memajukan ekosistem industri dalam negeri. Investor lokal juga akan didorong untuk lebih percaya pada kualitas produk developer lokal. "Kita akan bantu dengan pemberian subsidi," katanya.

Selain masalah terkait regulasi dan modal, Triawan juga mengklaim masalah kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi tantangan. Untuk itu, ayah penyanyi Sherina Munaf ini berencana mengajukan pengembangan game dan aplikasi masuk dalam ranah pendidikan.

"Industri game dan aplikasi ini sudah mendunia. Kita harus genjot SDM di ranah pendidikan. Ini untuk tingkatkan daya saing," Triawan menjelaskan.

Terkait ini, Triawan mengatakan akan berkonsultasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Strategi dan wacana Triawan diakuinya belum digodok menjadi regulasi. Pasalnya, Ketua BEK yang baru menjabat 6 hari ini masih dalam tahap mengumpulkan informasi dari para pelaku industri. "Kita masih mengidentifikasi masalah, setelahnya baru menyusun strategi dan regulasinya," pungkasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X