Google Bikin "Taksi Otomatis" Saingan Uber?

Kompas.com - 03/02/2015, 10:20 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi
Stiker Uber di jendela belakang salah satu mobil sewaan dalam acara peluncuran layanannya di Jakarta, Agustus 2014

KOMPAS.com - Uber telah berhasil melakukan ekspansi bisnis ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, tanpa persaingan berarti.

Namun, apabila kabar yang satu ini benar, penyedia jasa layanan mobil sewaan mirip taksi itu agaknya akan segera mendapat kompetisi besar dari Google.

Laporan yang dikutip Kompas Tekno dari Bloomberg, Selasa (3/2/2015) menyebutkan bahwa Google sedang mempertimbangkan untuk membuka layanan "mobil panggilan" serupa Uber.

Bedanya, Google kemungkinan bakal menggunakan armada mobil otomatis yang bisa menyetir sendiri, dari proyek driverless car yang sedang dikembangkannya.

Dalam waktu hampir bersamaan, awal minggu ini, Uber mengumumkan kerjasama dengan Universitas Carnegie Mellon untuk membuat teknologi mobil otomatis sendiri.

"Yang membuat Uber mahal bukan hanya mobilnya saja, tapi orang (pengemudi) lain yang menyetir," kata CEO Uber Travis Kalanick.

"Dengan meniadakan pengemudi, ongkosnya jadi lebih murah ketimbang harus memiliki kendaraan."

Dari informasi ini, agaknya kedua perusahaan tersebut  nanti bakal menjadi kompetitor di ranah jasa transportasi nirawak.

Ironisnya, Google sendiri dikenal sebagai pemodal utama di Uber dengan nilai investasi mencapai 258 juta dollar AS. Chief Legal Officer Google David Drummond pun duduk di jajaran dewan direksi Uber.

Uber juga bergantung pada API Google Maps untuk aplikasi mobile pemanggil mobil sewaannya.

Apabila kabar di atas benar adanya, maka Google bakal segera merangsek ke "lahan" salah satu rekannya, kendati bukan untuk kali pertama.

Pada 2009, mantan CEO Google Eric Schmidt mundur dari dewan direksi Apple setelah Google memutuskan untuk menjadi pesaing langsung dengan meluncurkan Android.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Bloomberg

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.