1Cak dan Dagelan Mirip 9Gag, Ini Kata Sang Pendiri - Kompas.com

1Cak dan Dagelan Mirip 9Gag, Ini Kata Sang Pendiri

Kompas.com - 03/02/2015, 13:22 WIB
Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com
CEO situs guyonan 9GAG, Ray Chan saat ditemui KompasTekno di Jakarta, Senin (2/2/2015).
JAKARTA, KOMPAS.com - Situs pengepul meme 9Gag asal Hong Kong banyak digandrugi netizen Indonesia. Terbukti, Indonesia masuk lima besar negara Asia dengan pengunjung 9Gag terbanyak.

Hal ini agaknya menginspirasi pengusaha lokal untuk membuat situs serupa, yaitu situs 1Cak dan Dagelan yang berbasis di Instagram.

Kemunculan situs dan akun komedi online lokal tersebut ditanggapi positif oleh pihak 9Gag. Pasalnya, situs komedi online asal Hong kong tersebut mengaku turut senang jika kebahagiaan dapat disebarluaskan.

"Itu adalah hal yang bagus. Saya merasa senang jika 9Gag bisa menginspirasi orang-orang untuk turut menyebarkan kebahagiaan," kata Ray Chan, pendiri 9Gag, saat ditemui KompasTekno di acara "9Gag Goes to Jakarta" di fX Senayan, Jakarta, Senin (2/2/2015).

Menurut Chan, pada dasarnya semua orang senang dengan guyonan. Ia mengaku terbentuknya 9Gag adalah untuk melepas penat dan menghilangkan masalah. Jadi, kemunculan situs-situs komedi online di Indonesia ia nilai turut mewujudkan visi 9Gag. "Kami sama sekali tidak merasa mendapat saingan atau semacamnya," kata Chan.

Lebih lanjut, melihat potensi pasar yang besar di Indonesia, CEO 9Gag ini pun tertarik membangun tim 9Gag di Indonesia. "Orang Indonesia punya selera humor yang baik," kata dia.

Walaupun 9Gag yang berbahasa Inggris sudah diterima dengan baik di Indonesia, kata Chan, akan lebih baik lagi jika pengguna bisa menikmati guyonan ala 9Gag dalam bahasa lokal.

Rencananya, 9Gag Indonesia ini akan dikelola 2 sampai 3 orang. Adapun konten 9Gag Indonesia akan dibagi dalam dua kategori. Ada konten yang sama dengan konten 9Gag saat ini namun diterjemahkan ke bahasa Indonesia, adapula yang merupakan konten lokal khusus untuk pengunjung di Indonesia.

Saat ditanya apa hal berbeda yang akan ditawarkan 9Gag Indonesia dengan situs dan akun lokal seperti @dagelan dan 1Cak, Chan berkilah. "Guyonan ala 9Gag benar-benar random. Setiap situs pasti akan berbeda," ia berdalih.

Situs guyonan lokal dirilis dengan nama 1Cak lahir pada tahun 2012, atau empat tahun setelah 9Gag dibuat. Sama seperti 9Gag, 1Cak menyediakan konten berupa gambar, video, dan meme, yang berbasis pengguna, untuk menghibur para pengunjung situsnya.

Sedangkan Dagelan, awalnya muncul dalam akun instagram bernama "path_indo" pada pertengahan 2014. Nama akunnya kemudian berganti nama hingga kini menjadi "dagelan". Saat ini, Dagelan tak tersedia dalam format situs web. Menurut pengamatan KompasTekno, Selasa (3/2/2015), pengikut akun "dagelan" di Instagram telah menembus 2,1 juta orang.


EditorReza Wahyudi
Close Ads X