Kompas.com - 05/02/2015, 20:41 WIB
Menkominfo Rudiantara (kanan) dan CEO KOMPAS.com Edi Taslim membahas masalah internet Indonesia, pemblokiran konten porno, dan jurnalis warga dalam acara KompasianaTV yang disiarkan langsung dari studio KompasTV di mal fX Jakarta, Kamis (5/2/2015). Oik Yusuf/KOMPAS.comMenkominfo Rudiantara (kanan) dan CEO KOMPAS.com Edi Taslim membahas masalah internet Indonesia, pemblokiran konten porno, dan jurnalis warga dalam acara KompasianaTV yang disiarkan langsung dari studio KompasTV di mal fX Jakarta, Kamis (5/2/2015).
Penulis Deliusno
|
EditorWicak Hidayat
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) benar-benar "tancap gas" dalam mendorong implementasi teknologi 4G LTE di frekuensi 1.800 MHz. Pada minggu kedua bulan Februari 2015, rumusan kebijakan perihal penggunaan spektrum tersebut untuk 4G ini diharapkan sudah akan selesai.

"Kami dorong terus 4G di 1.800 MHz, Insya Allah, minggu depan kebijakannya akan kami keluarkan," ujar Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), dalam acara bincang-bincang interaktif Kompasiana TV, Kamis malam (5/2/2015).

Dengan dikebutnya peraturan mengenai 4G LTE ini, diharapkan para operator seluler di Indonesia bisa bergegas untuk melakukan refarming atau realokasi frekuensi ke spektrum 1.800 MHz.

Jaringan 4G di spektrum itu sendiri diharapkan sudah akan terwujud pada pertengahan tahun 2015. Akan tetapi, penerapan 4G ini tampaknya tidak akan bisa diterapkan langsung ke seluruh Indonesia, melainkan dimulai per wilayah atau cluster.

"Pertengahan tahun (4G LTE) sudah ada, tapi secara cluster," kata Chief RA, panggilan akrab Rudiantara.

Lantas, kapan 4G LTE di spektrum 1.800 MHz dapat digelar secara merata di seluruh Indonesia? Rudiantara mengungkapkan, saat ini ia mendorong agar 4G di spektrum itu kelar paling lambat pada tiga bulan pertama tahun depan.

"Saya akan push terus seluruh Indonesia 4G di 1.800 MHz itu paling lama kuartal pertama tahun 2016," ungkat Rudiantara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mengapa pihak pemerintah begitu mendorong agar teknologi 4G ini dijalankan di 1.800 MHz? Masih menurut Chief RA, spektrum tersebut memiliki ekosistem yang lebih matang, termasuk dari sisi perangkat konsumennya.

Selain itu juga akan ada beberapa perangkat genggam lokal yang mendukung jaringan ini.

Proses implementasi 4G LTE "tahap pertama" di Indonesia sebenarnya sudah selesai pada akhir tahun 2014 lalu. Teknologi 4G ini diterapkan di frekuensi 900 MHz. Pihak pemerintah mendorong penggunaan spektrum 1.800 MHz karena ekosistem dianggap lebih matang dari segi perangkat.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.