Bajak Twitter "Newsweek", Hacker Ancam Obama

Kompas.com - 11/02/2015, 10:15 WIB
Akun Twitter Newsweek yang dibajak oleh peretas Cyber Caliphate pada Selasa (10/2/2015). The VergeAkun Twitter Newsweek yang dibajak oleh peretas Cyber Caliphate pada Selasa (10/2/2015).
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Akun Twitter resmi milik perusahaan media asal AS, Newsweek pada Selasa (10/2/2015) dilaporkan telah diambil alih oleh kelompok peretas CyberCaliphate.

Akun tersebut kemudian menyebarkan ancaman kepada Presidan Amerika Serikat, Barrack Obama dan keluarganya, termasuk anak dan istri Obama.

"Bloody Valentine's Day #MichelleObama! We're watching you, you girls and your husband!", tulis sang peretas dalam akun Twitter yang dibajak.

Dikutip KompasTekno dari The Verge, Selasa (10/2/2015), kicauan tersebut sempat di-posting beberapa kali oleh pihak peretas sebelum akhirnya dihapus.

Foto profil yang digunakan akun Twitter Newsweek juga diubah menjadi foto seorang yang menggunakan kain corak hitam-putih yang menutupi kepalanya.

Selain itu, cover foto (banner) di akun Twitter resmi Newsweek juga diganti dengan tulisan "CyberCaliphate."

Newsweek telah berhasil mengambil alih kontrol akun Twitter resminya dan mengganti foto profil dan cover foto yang diretas itu."Mereka bisa mengontrol akun kami selama beberapa menit," ujar Jim Impoco, Pemimpin Redaksi Newsweek.

"Kami bekerjasama dengan pihak Twitter untuk memastikan agar hal itu tidak terulang lagi," imbuhnya.

Sementara juru bicara kantor kepresidenan AS, Gedung Putih, Josh Earnest, mengatakan bahwa pihak biro investigasi federal AS, FBI saat ini tengah menyelidiki kejadian tersebut.



Sumber The Verge
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X