Android OnePlus One Bakal Dirakit di Indonesia

Kompas.com - 11/02/2015, 14:52 WIB
Smartphone OnePlus dari CyanogenMod CyanogenModSmartphone OnePlus dari CyanogenMod
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana pemerintah Indonesia untuk memberlakukan aturan ponsel 4G yang dijual harus memiliki tingkat kandungan dalam negeri ( TKDN) 40 persen, ternyata juga sampai ke telinga co-Founder dan Direktur Global OnePlus, Carl Pei.

"Ya, saya sudah mendengar akan hal itu," ujar Pei saat dijumpai KompasTekno dalam sebuah acara di Jakarta, Selasa (10/2/2015). Menurut Pei, pihaknya akan mematuhi aturan tersebut jika nantinya aturan tersebut diresmikan.

Rencananya, menurut Pei, agar bisa beredar di Indonesia, ponsel pintar buatan OnePlus akan dirakit di dalam negeri.

"Kami akan mengusahakan agar smartphone-smartphone kami nantinya bisa dirakit di Indonesia," kata Pei.

Namun, Pei menegaskan bahwa OnePlus tidak akan berinvestasi besar-besaran dengan membangun pabrik perakitan di Indonesia. Melainkan, OnePlus akan menggandeng pabrik perakitan lokal untuk merakit OnePlus.

Saat ditanya apakah saat ini sudah ada perusahaan yang disasar untuk diajak bekerja sama, Pei mengaku belum ada. Namun ia berharap sebelum kebijakan itu diterapkan, OnePlus sudah lebih dulu merakit ponselnya di Indonesia.

"Belum ada, itu akan kami pikirkan lagi nanti, mungkin akhir tahun depan" ujarnya.

OnePlus adalah vendor smartphone Tiongkok yang baru saja masuk ke pasar Indonesia. Smartphone pertamanya, OnePlus One mulai dijual di Indonesia melalui situs e-commerce Lazada Indonesia.

OnePlus One banyak diminati karena smartphone tersebut mengusung spesifikasi unggul dan performa yang kencang, namun memiliki harga jual yang lebih murah dibanidng smartphone dengan spesifikasi sekelasnya.

Dua pilihan

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X