Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aplikasi Kencan Ini Cuma untuk Jomblo Berkualitas

Kompas.com - 13/02/2015, 19:40 WIB
Fatimah Kartini Bohang

Penulis

KOMPAS.com - Satu lagi aplikasi kencan yang barangkali bakal jadi idola bagi kaum jomblo berkualitas tinggi (high quality jomblo). The League, diklaim sebagai aplikasi kencan yang beda dari aplikasi kencan lainnya.

Aplikasi yang baru dirilis dalam format beta pada Januari lalu tersebut mengklaim, hanya orang-orang "berkualitas" di seluruh dunia yang dapat masuk dalam bursa pencarian jodoh di The League.

Ini yang membuatnya berbeda dari aplikasi kencan terdahulu, Tinder dan Hinge.
Pendirinya, lulusan Universitas Stanford, Amanda Bradford, telah mengantongi dana 2,1 juta dollar AS atau sekira Rp 26 miliar dari para investor Silicon Valley, untuk mengembangkan aplikasi ini.

Tak tanggung-tanggung, setelah beberapa minggu dirilis terbatas di San Fransisco, sudah 75.000 orang mengantre untuk dapat masuk ke bursa perjodohan itu, kata Bradford.

Untuk menyeleksi orang-orang "berkualitas", The League menggunakan sistem algoritma. Para pengantre bursa jodoh ini akan diidentifikasi berdasarkan latar belakang sosial, pendidikan, atau tempat kerja.

"Mahasiswa dari perguruan tinggi terbaik, atau pegawai dari kantor terkemuka. Mereka harus berasal dari tempat-tempat terbaik," kata Bradford, sebagaimana dilaporkan Business Insider dan dikutip KompasTekno, Jumat (13/2/2015). Langkah ini dimaksudkan agar kelompok yang masuk dalam The League, benar-benar akan bertemu orang-orang yang mereka cari.

Namun tak perlu berkecil hati. Walau bukan lulusan universitas terbaik atau pekerja di perusahaan terkemuka, pengantri tak akan serta-merta ditolak. Yang penting, menurut Bradford, orang-orang itu harus memiliki pencapaian di usia 20-an mereka.

"Kami ingin pengguna percaya dengan penilaian kami. Mereka yang tergabung akan menjadi sekumpulan orang yang menarik, ambisius, dan berhasrat dalam melakukan apa yang mereka sukai," kata Bradford.

Selain melalui identifikasi kompetensi, ada satu lagi cara untuk masuk ke The League, yakni melalui rekomendasi teman yang sudah menjadi anggota The League. Melalui jalan tol ini, pengguna tak perlu mengantri.

Pasalnya, setiap anggota yang telah masuk di The League berhak memberikan satu tiket masuk ke kerabatnya yang dianggap kompeten. Jadi, 50 persen dari pengguna The League nantinya adalah mereka yang direkomendasikan pengguna lain.

Hingga saat ini, belum diketahui kapan aplikasi kencan ini akan dirilis secara meluas. Berikut wawancara dengan Bradford terkait aplikasi buatannya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pengertian dan Perbedaan Broadband dan Dedicated Internet

Pengertian dan Perbedaan Broadband dan Dedicated Internet

Internet
Pakai Generative AI, Calon Kepala Daerah Dapat Lakukan Kampanye Politik Lebih Optimal dan Efisien

Pakai Generative AI, Calon Kepala Daerah Dapat Lakukan Kampanye Politik Lebih Optimal dan Efisien

Software
Canva Enterprise Meluncur, Platform Desain Grafis Khusus untuk Pengguna Kantoran

Canva Enterprise Meluncur, Platform Desain Grafis Khusus untuk Pengguna Kantoran

Software
Smartphone Realme Narzo N65 5G Meluncur, Pakai Chip Dimensity 6300 dan Kamera 50 MP

Smartphone Realme Narzo N65 5G Meluncur, Pakai Chip Dimensity 6300 dan Kamera 50 MP

Gadget
Pengguna WhatsApp Kini Bisa Bikin Pesan Suara di Status WA Lebih Panjang

Pengguna WhatsApp Kini Bisa Bikin Pesan Suara di Status WA Lebih Panjang

Software
Cara Aktivasi Internet Roaming Telkomsel di HP Android dan iPhone

Cara Aktivasi Internet Roaming Telkomsel di HP Android dan iPhone

Internet
YouTube Music Bisa Cari Lagu dengan Bersenandung, Begini Caranya

YouTube Music Bisa Cari Lagu dengan Bersenandung, Begini Caranya

Software
Membandingkan Konsol Advan X-Play, Asus ROG Ally, Lenovo Legion Go dan MSI Claw

Membandingkan Konsol Advan X-Play, Asus ROG Ally, Lenovo Legion Go dan MSI Claw

Gadget
Cara Membuat Nada Dering WhatsApp Sebut Nama Sendiri, Mudah dan Praktis

Cara Membuat Nada Dering WhatsApp Sebut Nama Sendiri, Mudah dan Praktis

Software
Pakai Dual-Rec di Samsung S24 Ultra, Bikin Fancam dan Nge-Vlog Sekaligus Saat Nonton Konser Lebih Praktis

Pakai Dual-Rec di Samsung S24 Ultra, Bikin Fancam dan Nge-Vlog Sekaligus Saat Nonton Konser Lebih Praktis

Gadget
Spesifikasi dan Harga Vivo Y28 di Indonesia

Spesifikasi dan Harga Vivo Y28 di Indonesia

Gadget
Elon Musk Bangun Superkomputer Baru demi AI Grok

Elon Musk Bangun Superkomputer Baru demi AI Grok

Internet
2 Cara Membuat Tulisan Unik Monospace di WhatsApp dengan Mudah

2 Cara Membuat Tulisan Unik Monospace di WhatsApp dengan Mudah

Software
Operator Seluler Minta Pemerintah Adil ke Starlink

Operator Seluler Minta Pemerintah Adil ke Starlink

e-Business
Ponsel Honor 200 dan 200 Pro Resmi, Chip Snapdragon 8s Gen 3 Fast Charging 100 Watt

Ponsel Honor 200 dan 200 Pro Resmi, Chip Snapdragon 8s Gen 3 Fast Charging 100 Watt

Gadget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com