Vaio Bangkit dari "Mati Suri"

Kompas.com - 17/02/2015, 10:17 WIB
Vaio Z VaioVaio Z
Penulis Deliusno
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Masa "mati suri" brand Vaio akhirnya berakhir. Di bawah pemilik baru, perusahaan investasi Japan Industrial Partners, Vaio baru saja mengenalkan dua produk laptop baru di Jepang, Senin (16/2/2015).

Dua produk yang dipamerkan memiliki nama seri Vaio Z dan Vaio Z Canvas. Keduanya, seperti dikutip KompasTekno dari The Verge, Selasa (17/2/2015), merupakan perangkat pertama yang didesain langsung oleh pihak Vaio setelah dilepas oleh pemilik brand selama ini, yaitu Sony.

Vaio Z sendiri adalah laptop tipis yang masuk ke kategori ultrabook. Keunikannya datang dari segi desain. Bagian layarnya bisa dilipat hingga 360 derajat, yang membuat perangkat ini bisa dioperasikan layaknya perangkat tablet.

Ia hadir dengan bentang layar 13,3 inci, pilihan prosesor antara Intel i7 atau i5, body berbahan aluminium, dan media penyimpanan SSD. Dengan penggunaan media penyimpanan internal tersebut, Vaio mengklaim, laptop ini dapat menghidupkan komputer dari mode standby hanya dalam waktu 0,3 detik saja.

Nilai jual lainnya datang dari segi baterai. Laptop Vaio Z diklaim dapat hidup dalam waktu 15,5 jam saat tidak dicolok ke sumber daya, asalkan baterai dalam keadaan penuh.

Perangkat ini dibanderol dengan harga yang cukup tinggi, yaitu 1.600 dollar AS atau sekitar Rp 20,3 juta.

Sementara, Vaio Z Canvas dapat dikatakan sebagai laptop convertible, layar perangkat ini bisa dilepas dari bagian keyboard. Saat dilepas, produk tersebut dapat berfungsi sebagai tablet, sementara saat digunakan ia mampu berfungsi sebagai laptop pada umumnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perangkat ini memiliki layar yang cukup besar, yaitu 12,3 inci, prosesor Intel i7, SSD 256 GB, dan memori onboard hingga 16 GB. Belum diketahui banderol harga produk ini.

Sebelumnya, Sony diketahui "menyerah" bermain di pasar bisnis PC. Perusahaan raksasa elektronik asal Jepang ini memutuskan untuk menjual unit bisnis Vaio, produk komputer pribadi Sony, kepada perusahaan investasi Japan Industrial Partners pada Maret 2014.

Selepas itu, Vaio sebenarnya pernah merilis produk bernama Vaio Fit dan Vaio Pro. Akan tetapi, produk tersebut ternyata sudah dikembangkan saat Vaio masih berada di bawah bendera Sony.

Beberapa saat setelah lama "mati suri", Vaio akhirnya bangkit dengan merilis duo Vaio Z dan Vaio Z Canvas tersebut.



Sumber The Verge

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.