Kompas.com - 20/02/2015, 16:36 WIB
CEO Sony, Kazuo Hirai YOSHIKAZU TSUNO/AFPCEO Sony, Kazuo Hirai
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Ketika Kazuo Hirai dinobatkan sebagai CEO Sony pada 2012, ia melayangkan visi untuk membentuk "One Sony", yakni semacam konvergensi anak-anak perusahaan Sony menjadi satu entitas. Namun, yang terjadi belakangan justru kontradiktif dengan visi itu.

Setelah memisahkan unit bisnis TV-nya dan menjual unit komputer Vaio, baru-baru ini Sony juga mengumumkan pemisahan unit bisnis audio dan video dari kesatuan Sony Entertainment. Kazuo juga mewacanakan pemisahan bisnis smartphone-nya dari grup inti Sony.

Tak hanya memisahkan unit bisnis yang membawahi produk Xperia, orang nomor satu di perusahaan asal Jepang ini mengatakan, "tidak menutup kemungkinan untuk mempertimbangkan strategi keluar" saat ditanya soal masa depan bisnis smartphone.

Dilansir KompasTekno, Jumat (20/2/2015) dari TheVerge, pemisahan atau rencana penjualan beberapa unit bisnis Sony tersebut dikarenakan pabrikan asal Jepang ini ingin fokus di tiga sektor, berikut penjabarannya.

1. Sony Pictures Entertainment (SPE)

Berbasis di Culver, California, unit bisnis ini menangani produksi serial televisi, film, dan divisi-divisi yang berhubungan dengan tayangan visual.

Selama bertahun-tahun sejak 1987, unit ini telah menelurkan dan mendistribusikan film-film kenamaan seperti Spider-Man, Men in Black, Underworld, dan Resident Evil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Film kontroversial The Interview yang dianggap menghina Presiden Korea Utara Kim Jong-Un pun diproduksi oleh unit bisnis ini.

SPE bisa dikatakan sebagai salah satu unit andalan Sony. Pada Maret 2014, penjualan fiskal unit bisnis ini mencapai 8 miliar dollar AS atau setara Rp 103 triliun.

2. Divisi PlayStation

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.