Harddisk Komputer Disusupi Program Mata-mata

Kompas.com - 23/02/2015, 10:03 WIB
Ilustrasi piringan dan head harddisk WikipediaIlustrasi piringan dan head harddisk
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
Ilustrasi piringan dan head harddisk

KOMPAS.com - Di tengah hangatnya diskusi soal program mata-mata yang disusupkan dalam komputer pribadi, muncul kabar bahwa dinas intel AS NSA secara diam-diam telah menginfeksi harddisk bikinan pabrikan-pabrikan ternama seperi Western Digital, Seagate dan Toshiba dengan spyware selama bertahun-tahun.

Lembaga keamanan Kaspersky asal Rusia mengungkapkan bahwa spyware yang terdiri dari beberapa jenis tersebut dimasukkan ke dalam firmware harddisk sehingga kebal terhadap penghapusan sistem dan selalu aktif setiap kali komputer melakukan booting.

Informasi yang dirangkum KompasTekno dari Reuters, Senin (23/2/2015) menyebutkan bahwa penyusupan spyware dalam harddisk tersebut memungkinkan NSA menyadap informasi dari komputer dan merupakan bagian dari kegiatan spionase barat yang telah dilakukan setidaknya sejak 2001.

Menurut Kaspersky, komputer-komputer di 30 negara termasuk Iran, Rusia, Pakistan, dan Tiongkok telah disusupi oleh spyware harddisk ini, meski tidak semuanya mengalami penyadapan karena mata-mata NSA hanya memilih sasaran yang bernilai informasi tinggi.

Sumber internal NSA yang turut dikutip Reuters membenarkan temuan Kaspersky. Program spyware dalam harddisk itu disebut terkait erat dengan Stuxnet, senjata cyber yang digunakan untuk menyerang fasilitas pengayaan uranium Iran beberapa waktu lalu.

Kaspersky menyebut pembuat spyware harddisk dinamai sebagai "The Equation Group" karena sering memakai formula enkripsi yang kompleks. Grup ini diketahui menggunakan aneka cara lain untuk menyebarkan program mata-mata, seperti lewat situs jihad, flashdisk USB, dan CD.

Source code

Program mata-mata yang telah berjalan selama bertahun-tahun tersebut hingga kini masih aktif dan bisa berjalan di semua harddisk yang beredar di pasaran. Kaspersky menjelaskan bahwa para pembuatnya menemukan cara untuk menyusupkan malware ke dalam firmware harddisk.

Firmware di harddisk adalah salah lokasi penyusupan yang paling berharga bagi mata-mata cyber karena terpisah dari ruang penyimpanan utama dan dijalankan secara otomatis tiap kali komputer dinyalakan.

"Sehingga, hardware ini bisa menginfeksi komputer berulang kali," kata peneliti Kaspersky Costin Raiu.

Halaman:


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X