Kompas.com - 24/02/2015, 15:03 WIB
|
EditorWicak Hidayat
JAKARTA, KOMPAS.com - Penyedia layanan internet Bolt mengatakan akan terus berinovasi dalam menyediakan layanan bagi penggunanya. Salah satunya adalah dengan menambahkan layanan suara.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dicky Moechtar, Chief Executive Officer Bolt, di acara jumpa media yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (24/2/2015).

Menurut Dicky, sejak layanan internet 4G yang diluncurkan Bolt satu tahun lalu, Bolt terus berinovasi melalui perangkat-perangkat yang ditawarkan, mulai dari dongle USB, mobile WiFi (MiFi), dan yang terbaru adalah ponsel Bolt Powerphone. Perangkat ponsel itu sendiri baru diluncurkan pada Agustus 2014 lalu.

"Yang namanya phone itu kan ada suaranya, maka dalam waktu dekat ini kami berencana untuk memberikan layanan suara," kata Dicky.

Saat ditanya lebih lanjut kapan implementasi layanan suara oleh Bolt, Dicky menjanjikan tahun ini juga Bolt akan memberikan layanan suara bagi pelanggannya. "Pasti tahun ini, tahun ini sudah ada (layanan) suaranya" ujar Dicky.

Layanan suara atau voice dari Bolt ini nantinya akan berbentuk teknologi Voice over LTE atau biasa disingkat VoLTE. Nantinya, akan dibuat aplikasi VoLTE tersendiri dalam Bolt Powerphone.

VoLTE sendiri merupakan teknologi yang tidak jauh berbeda dari VoIP. Ia merupakan layanan telepon berbasiskan IP yang berjalan di jaringan 4G LTE.

Sementara itu, interkoneksi dengan operator lain, masih menurut Dicky, dikatakan masih menunggu regulasi dari pemerintah mengenai VoLTE tersebut.

"Pasti ke depannya, orang bakal pakai VoLTE. Ini persoalan waktu saja," kata Dicky.

Sekadar informasi, jaringan 4G LTE Bolt, yang memanfaatkan spektrum frekuensi 2.300 MHz, hanya mencakup kawasan Jabodetabek dan hanya dapat digunakan untuk layanan data saja. Artinya, Bolt tidak boleh menyelenggarakan layanan panggilan suara dan juga pesan singkat SMS.

Sementara itu, ponsel Powerphone milik Bolt sejatinya tetap bisa digunakan untuk panggilan suara dan SMS, asalkan pengguna menggunakan slot kartu SIM GSM yang ada di perangkat tersebut.

Mengembangkan ekosistem 4G LTE

Selain memberikan layanan suara, Bolt juga berencana untuk mengembangkan ekosistem 4G LTE dengan mengembangkan konten dan aplikasi.

"Setelah capaian satu juta pelanggan ini, kami memikirkan konten untuk memperkaya layanan, namun fokusnya masih tetap menambah pelanggan," kata Larry Ridwan, Chief Communications Officer Bolt.

Strategi tersebut menurut Bolt harus dilakukan karena dalam waktu dekat, makin banyak perangkat yang akan terhubung dengan internet, dan populernya wearable device.

Selain itu, strategi tersebut diharapkan juga akan mampu membantu mendongkrak jumlah pelanggannya, sehingga target yang telah ditetapkan bisa tercapai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.