4 Miliar Penduduk Bumi Belum Terhubung Internet

Kompas.com - 26/02/2015, 16:36 WIB
Mark Zuckerberg saat membuka workshop Internet.org di Jakarta, Senin (13/10/2014). Oik Yusuf/KompasTeknoMark Zuckerberg saat membuka workshop Internet.org di Jakarta, Senin (13/10/2014).
|
EditorWicak Hidayat

KOMPAS.com - Berdasarkan survei dari Internet.org yang diprakarsai Facebook, sekitar 60 persen penduduk dunia atau sekitar empat miliar orang belum dapat mengakses internet. Praktis dari 7,2 miliar penduduk bumi, hanya sekitar 40 persen penduduk di belahan dunia yang sudah bisa menikmati fasilitas dunia maya.

"Hampir 4,5 miliar orang tak menggunakan internet," kata penggagas Internet.org, Mark Zuckerberg beberapa waktu lalu.

Dilansir KompasTekno, Kamis (26/2/2015) dari Mashable, kebanyakan masyarakat yang tak terhubung internet adalah warga negara-negara berkembang. Data menunjukkan, dari 40 persen orang yang terhubung internet, 76 persen berasal dari negara maju dan sisanya berasal dari negara berkembang.

Wilayah dengan penduduk paling banyak terkoneksi internet adalah Amerika Utara, sedangkan yang paling sedikit adalah Asia Selatan. Untuk wilayah Asia Pasifik, di mana Indonesia masuk di dalamnya, jumlah penduduk yang terkoneksi sebesar 43,9 persen.

Temuan data tersebut merupakan tantangan bagi Internet.org. Pasalnya, gerakan tersebut membawa misi untuk menghubungkan semua orang di seluruh dunia dengan internet. Tahun ini, Internet.org berharap tiga miliar orang dapat terhubung lewat internet.

Jika ingin mewujudkan visinya, tampaknya Internet.org harus berusaha lebih keras. Pasalnya, pertumbuhan adopsi internet sepanjang tahun 2014 dilaporkan lambat, yakni hanya meningkat 6,6 persen. Padahal, pertumbuhan adopsi internet tahun 2010 mencapai 14,7 persen.

Walau begitu, masih ada harapan untuk memgsosialisasikan penggunaan akses internet, terutama di daerah-daerah terpencil yang mungkin menganggap asing istilah internet. Potensi koneksi internet sebenarnya cukup besar. Hampir 80 persen populasi dunia, berdasarkan survei, sebenarnya memiliki jangkauan internet.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Artinya, kita harus lebih melihat isu kesadaran dan pengetahuan masyarakat untuk terkoneksi ke internet," begitu kata perwakilan Facebook.

Untuk itu, Facebook terus menggodok strategi untuk melawan tiga hambatan dalam mencapai misi "masyarakat terkoneksi", yakni infrastruktur, keterjangkauan, dan relevansi. Ke depannya, relevansi perlu digenjot karena mengacu pada ketidaktahuan masyarakat tertentu atas internet. Laporan Internet.org selengkapnya dapat dilihat di sini

Zuckerberg sempat mengunjungi Jakarta untuk mensosialisasikan program penyebaran internet tersebut pada Oktober tahun lalu.

Kedatangan Zuckerberg untuk memberi wawasan kepada pengembang aplikasi di Indonesia agar bisa menggunakan jaringan secara efisien dan membuat aplikasi yang dioptimalkan untuk kondisi jaringan internet di negara-negara berkembang.



Sumber Mashable
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.