#SaveHajiLulung Jadi Guyonan di Twitter

Kompas.com - 06/03/2015, 10:01 WIB
Abraham Lunggana Kurnia Sari AzizaAbraham Lunggana
|
EditorReza Wahyudi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kericuhan pada rapat mediasi klarifikasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2015 mengundang respon para netizen di Twitter. Kali ini, Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana yang menjadi sorotan.

Berdasarkan pantauan KompasTekno, Jumat (6/3/2015), tagar #savehajilulung bertengger sebagai trending topic (TT) teratas untuk wilayah Indonesia.

Sebelumnya, tagar yang diawali "#save" digunakan untuk mendukung lembaga atau tokoh tertentu, seperti #SaveKPK dan #SaveAhok. Kali ini tampaknya berbeda. Mayoritas netizen menggunakan tagar #SaveHajiLulung sebagai guyonan atas tindakan dan omongan politikus PPP tersebut.

"#SaveHajiLulung Haji Lulung ikut acara dunia lain, nggak sampai 2 menit setan lambaikan tangan ke kamera," begitu tulis akun @Rep_Wanipiro.

"Haji Lulung main ke Ragunan, harimaunya langsung makan rumput," kicau akun @radenmasipin.

"UPS Teknologi terbaru akan dipasarkan tanpa dicolok ke power listrik. Cukup dicolok ke hidungnya Lulung #SaveHajiLulung," tulis akun @HoetTkr menanggapi gaya bicara Haji Lulung yang menyebut UPS seperti menyebut USB untuk komputer.

Ketegangan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama dan anggota DPRD DKI bermula ketika Ahok secara frontal menolak usulan APBD 2015 yang diajukan DPRD DKI. Menurut Ahok, ada anggaran "siluman" senilai Rp 12,1 triliun dalam draft yang diajukan. Ahok pun menanyakan anggaran siluman tersebut pada pejapat SKPD. Hal ini mengundang amarah para anggota DPRD DKI dan melayangkan hak angket untuk melengserkan Ahok dari jabatannya.

Akhirnya rapat mediasi dilakukan untuk mencari jalan tengah antara DPRD DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Rapat ini dimediasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Pada sambutan penutup Ahok di rapat mediasi, Mantan Bupati Belitung Timur tersebut mengatakan tak bermaksud mendiskriminasi DPRD. Ahok menegaskan dirinya hanya ingin bertanya pada pejabat SKPD apakah usulan yang diajukan sesuai dengan pembahasan atau tidak.

Sebelum pertanyaannya terjawab, Haji Lulung langsung menyanggah pernyataan Ahok. "Ini kan setelah Bapak kumpulin (lurah dan camat) kemarin. Bapak bilang ke mereka, mana anggaran hasil pembahasan dan sesuai peraturan atau tidak," kata politikus tersebut.

Pernyataan Lulung ini membuat suasana di dalam ruang rapat semakin tidak kondusif. Para anggota Dewan berteriak dengan kata kasar dan ada pula yang berdiri maupun menyalakan mikrofon untuk interupsi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X